KANGO.INFO, Tewah Pupuh, Barito Timur. Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Barito Timur, Jumakir yang akrab disapa Kang Jo, melaksanakan kegiatan pendampingan di SMPN 2 Benua Lima sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah binaan. Kegiatan pendampingan ini dilakukan melalui observasi, diskusi bersama kepala sekolah dan guru, serta identifikasi kebutuhan sekolah dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era digital.
Pendampingan yang dilakukan hari Jumat tanggal 22 Mei 2026, Masnatiati, S.Pd., MM selaku Kepala SMPN 2 Benua Lima menyampaikan informasi bahwa “Akhir Desember tahun 2026 ini masa berlaku akreditasi sudah habis, namun sekolah belum paham tentang administrasi yang harus disiapkan.” dalam hal ini Kang Jo selaku Pengawas pendamping menyampaikan gambaran umumnya. “Namun dalam hal ini perlu dilakukan Bimtek karena melibatkan seluruh warga sekolah harus mengetahuinya.” ujar Kang Jo.
Dalam kegiatan tersebut, Kang Jo menegaskan bahwa pendampingan pengawas sekolah memiliki peran penting dalam membantu sekolah meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tata kelola administrasi, serta kesiapan menghadapi program-program nasional pendidikan. Pendampingan juga menjadi sarana untuk memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan sekolah agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan inovatif.
Hasil pendampingan menunjukkan bahwa SMPN 2 Benua Lima masih memerlukan penguatan dalam beberapa aspek penting, khususnya terkait persiapan akreditasi sekolah dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan administrasi maupun pembelajaran. Oleh karena itu, APSI Barito Timur merencanakan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Persiapan Akreditasi Sekolah dan Bimtek Pemanfaatan Digital yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei 2026.
Bimtek persiapan akreditasi nantinya diharapkan dapat membantu pihak sekolah memahami instrumen akreditasi terbaru, menyiapkan dokumen pendukung secara sistematis, serta meningkatkan kesiapan seluruh warga sekolah dalam menghadapi penilaian akreditasi. Sementara itu, Bimtek pemanfaatan digital akan difokuskan pada peningkatan kemampuan guru dan tenaga kependidikan dalam menggunakan teknologi digital untuk administrasi pembelajaran, pengelolaan data sekolah, dan inovasi pembelajaran berbasis teknologi.
Menurut Kang Jo, pemanfaatan digital di lingkungan sekolah saat ini menjadi kebutuhan penting untuk mendukung efektivitas kerja guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan penguasaan teknologi yang baik, guru dapat lebih kreatif dalam menyampaikan materi, sementara administrasi sekolah dapat dikelola dengan lebih cepat, tertib, dan efisien.
Melalui rencana pelaksanaan Bimtek tersebut, APSI Kabupaten Barito Timur berharap SMPN 2 Benua Lima dapat semakin siap menghadapi akreditasi serta mampu mengoptimalkan teknologi digital dalam kegiatan pendidikan. Pada akhirnya, hasil dari Bimtek diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan, kualitas pelayanan sekolah, dan kompetensi guru sehingga dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Barito Timur.(kangjo)


