KANGJO.INFO, Sumber Rejo, Pematang Karau, Barito Timur. Ketua APSI Kabupaten Barito Timur yang juga Pengawas Pembina, Kang Jo, bersama rombongan pengawas sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri 4 Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kegiatan pemantauan ini bertujuan memastikan pelaksanaan MPLS berjalan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan serta memberikan pembinaan kepada satuan pendidikan dalam rangka peningkatan mutu layanan pendidikan.
Kepala SDN 4 Bambulung, Pipi, S.Pd, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan MPLS telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk yang berlaku. Seluruh peserta didik baru mengikuti berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, pembiasaan karakter, serta pengenalan budaya positif sekolah dengan tertib dan lancar. Pada tahun pelajaran ini SDN 4 Bambulung menerima murida baru kelas I sebanyak 16 orang terdiri dari 10 lakilaki dan 6 perempuan.
Selain memantau pelaksanaan MPLS, Pipi, S.Pd juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi dengan Kang Jo terkait hasil Rapor Pendidikan sekolah yang mengalami penurunan cukup drastis dibandingkan tahun sebelumnya.
Menanggapi hal tersebut, Kang Jo menjelaskan bahwa penurunan capaian Rapor Pendidikan bukan menjadi alasan untuk berkecil hati, melainkan menjadi dasar dalam menyusun program peningkatan mutu pendidikan secara terarah.
“Rapor Pendidikan harus menjadi acuan dalam menyusun program sekolah. Kita akan memperbaiki indikator-indikator yang masih rendah dengan mengikuti rekomendasi prioritas yang terdapat pada Rapor Pendidikan. Selanjutnya ditindaklanjuti melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dianggarkan dalam ARKAS sehingga program peningkatan mutu dapat terlaksana secara berkelanjutan,” jelas Kang Jo.
Menurutnya, pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai dasar penyusunan program sekolah akan membantu sekolah menentukan prioritas perbaikan, baik dalam aspek pembelajaran, literasi, numerasi, maupun penguatan tata kelola sekolah.
Pada kesempatan yang sama, salah seorang guru juga berkonsultasi mengenai kendala kenaikan pangkat karena telah cukup lama belum dapat mengusulkan kenaikan pangkat.
Kang Jo kemudian melakukan pengecekan melalui aplikasi MyASN dan menemukan bahwa guru tersebut belum mengunggah Penetapan Angka Kredit (PAK) pangkat terakhir pada aplikasi SIMPAK-IN, yang merupakan salah satu persyaratan penting bagi guru dengan pangkat Golongan IV/b ke atas.
Setelah dilakukan pengecekan, Kang Jo memberikan arahan agar proses administrasi kepegawaian segera dilengkapi.
“Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengunggah dokumen Penetapan Angka Kredit (PAK) terakhir ke aplikasi SIMPAK-IN. Setelah itu, guru wajib mengusulkan PAK setiap tahun melalui aplikasi MyASN sebagai dasar pengembangan karier dan pengusulan kenaikan pangkat berikutnya,” terang Kang Jo.
Ia menambahkan bahwa kelengkapan administrasi kepegawaian sangat penting agar proses kenaikan pangkat tidak mengalami hambatan. Oleh karena itu, guru diharapkan secara rutin memantau kelengkapan dokumen dan memanfaatkan aplikasi digital yang telah disediakan pemerintah.
Kegiatan pemantauan di SDN 4 Bambulung berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diskusi yang konstruktif. Selain memastikan pelaksanaan MPLS berjalan sesuai ketentuan, kunjungan ini juga menjadi momentum pembinaan bagi sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperbaiki capaian Rapor Pendidikan, serta meningkatkan tertib administrasi kepegawaian guru.
Melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan SDN 4 Bambulung mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperbaiki indikator mutu pada Rapor Pendidikan, dan mendorong profesionalisme guru sehingga berdampak positif terhadap prestasi peserta didik dan kemajuan sekolah.
