KANGJO.INFO, Tamiang Layang, Barito Timur, Kalimantan Tengah. Tugu Gunung Perak yang berdiri megah di Kota Tamiang Layang merupakan salah satu ikon penting Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Monumen ini tidak hanya menjadi penanda sebuah kota, tetapi juga menyimpan nilai sejarah, budaya, dan harapan masyarakat terhadap masa depan daerahnya. Keberadaannya mencerminkan identitas lokal yang berakar pada kekayaan alam serta semangat persatuan masyarakat Barito Timur.
Penulis hampir tiap hari melalui Tugu Gunung Perak ini, karena berada di jalan Nasional yang menghubungkan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Penulis bertempat tinggal di Kelua Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan, sedangkan tempat tugas penulis berada di Kota Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah. Semakin hari Tugu Gunung Perak dibenahi dan dipercantik dengan Taman disekelilin yang berbentuk lingkaran dan diramaikan oleh beberapa pedagang makanan maupun minuman.
Sejarah dan Makna Nama Gunung Perak
Nama “Gunung Perak” berasal dari kisah sejarah tentang sebuah kawasan yang menyimpan kekayaan mineral, terutama yang menyerupai perak. Meskipun legenda dan fakta sejarahnya masih berkembang dalam berbagai versi, Gunung Perak telah lama menjadi bagian dari narasi perjalanan masyarakat Barito Timur. Dari sinilah muncul gagasan menghadirkan sebuah tugu yang mewakili kekayaan leluhur serta simbol kedaerahan.
Desain Monumen yang Sarat Filosofi
Tugu Gunung Perak dirancang dengan bentuk yang kokoh dan tegak, menggambarkan keteguhan masyarakat dalam membangun daerah. Struktur tugu yang menjulang juga melambangkan cita-cita tinggi untuk mewujudkan Barito Timur sebagai wilayah yang terus berkembang. Ornamen dan detail bentuknya mengadopsi unsur budaya lokal, khususnya dari suku Dayak, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai adat istiadat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Tugu Gunung Perak sebagai Pusat Aktivitas dan Kebanggaan Daerah
Berlokasi di area yang mudah dijangkau, tugu ini menjadi salah satu titik penting dalam berbagai kegiatan masyarakat, baik acara peringatan hari besar daerah maupun aktivitas sosial lainnya. Banyak wisatawan lokal yang menyempatkan singgah untuk berfoto atau sekadar menikmati suasana sekitar tugu. Kehadirannya juga menjadi bagian dari upaya mempercantik kota dan meningkatkan daya tarik wisata Tamiang Layang.
Simbol Persatuan dan Kemajuan
Lebih dari sekadar monumen fisik, Tugu Gunung Perak merepresentasikan harapan besar akan kemajuan Barito Timur. Ia menjadi simbol pemersatu masyarakat dari berbagai latar belakang budaya, suku, dan profesi yang bersama-sama membangun daerah. Semangat gotong-royong dan kebersamaan inilah yang terus dikobarkan melalui keberadaan ikon kota tersebut.
Penutup
Tugu Gunung Perak bukan hanya bangunan megah di tengah kota, melainkan sebuah simbol penuh makna bagi masyarakat Kabupaten Barito Timur. Ia mengingatkan tentang sejarah yang harus dihargai, identitas yang harus dijaga, dan masa depan yang harus diperjuangkan bersama. Dengan semangat persatuan, Barito Timur terus melangkah menuju kemajuan yang lebih baik, sesuai cita-cita yang diwakili oleh Tugu Gunung Perak — kokoh dan selalu mengarah ke masa depan. (kangjo)
