KANGJO.INFO, Tamiang Layang, Barito Timur. Kumpulan Asesmen Sumatif Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat ini disusun sebagai salah satu sarana pendukung dalam proses pembelajaran, khususnya dalam membantu peserta didik memahami materi Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 secara lebih mendalam. Soal-soal yang disajikan dirancang berdasarkan kurikulum yang berlaku, dengan memperhatikan kompetensi dasar serta indikator pencapaian yang harus dikuasai oleh siswa Kelas 9. Selain itu, soal-soal ini diharapkan dapat melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah peserta didik.
Kumpulan Asesmen Sumatif ini juga dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai bahan evaluasi pembelajaran, serta oleh orang tua sebagai sarana pendampingan belajar anak di rumah. Dengan latihan yang rutin, diharapkan siswa dapat lebih siap dalam menghadapi ulangan harian maupun penilaian lainnya.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan buku ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan guna perbaikan di masa yang akan datang.
Akhir kata, semoga kumpulan Asesmen Sumatif ini bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Bank Soal
Jenjang: SMP | Kelas: Kelas 7 | Mata Pelajaran: IPA
Topik: Bab IV Gerak dan Gaya, A. Gerak Benda, B. Gaya
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Pernyataan yang paling tepat untuk membedakan antara jarak dan perpindahan adalah…
- Jarak adalah besaran vektor, sedangkan perpindahan adalah besaran skalar
- Jarak memperhatikan arah gerak, sedangkan perpindahan hanya menghitung panjang lintasan
- Jarak adalah total panjang lintasan yang ditempuh, sedangkan perpindahan adalah perubahan posisi dari titik awal ke titik akhir
- Jarak nilainya selalu lebih kecil dari perpindahan dalam segala kondisi gerak
Jawaban: Jarak adalah total panjang lintasan yang ditempuh, sedangkan perpindahan adalah perubahan posisi dari titik awal ke titik akhir
Penjelasan: Jarak merupakan besaran skalar yang menghitung total seluruh lintasan benda tanpa mempedulikan arah. Sedangkan perpindahan adalah besaran vektor yang hanya melihat jarak lurus antara posisi awal dan akhir dari pergerakan.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Stimulus: Budi berjalan lurus ke arah timur sejauh 100 meter, kemudian berbalik arah dan berjalan ke barat sejauh 40 meter untuk membeli es krim.
Berdasarkan lintasan yang ditempuh Budi, berapakah jarak total dan perpindahan yang dilakukan Budi secara berturut-turut dari titik awalnya?
- 140 meter dan 60 meter
- 60 meter dan 140 meter
- 140 meter dan 140 meter
- 60 meter dan 60 meter
Jawaban: 140 meter dan 60 meter
Penjelasan: Jarak adalah total panjang lintasan yaitu 100 m + 40 m = 140 m. Perpindahan adalah posisi akhir dikurangi posisi awal. Budi maju 100 m dan mundur 40 m, sehingga jaraknya dari titik awal adalah 100 – 40 = 60 m.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sebuah mobil balap bergerak di lintasan lurus. Pengamat mencatat pada 5 detik pertama, mobil tersebut menempuh jarak 100 meter. Kemudian pada 5 detik berikutnya menempuh jarak 150 meter, dan pada 5 detik ketiga mobil tersebut mampu menempuh jarak 200 meter.
Berdasarkan data gerak mobil balap tersebut, kesimpulan yang paling logis dan komprehensif mengenai jenis geraknya adalah…
- Mobil mengalami Gerak Lurus Beraturan (GLB) karena waktu tempuhnya selalu sama yaitu kelipatan 5 detik
- Mobil mengalami Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dipercepat karena jarak tempuh terus bertambah dalam selang waktu yang sama
- Mobil mengalami Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) diperlambat karena bersiap untuk mengerem di tikungan
- Mobil bergerak dengan kecepatan rata-rata konstan sebesar 20 m/s pada seluruh rute lintasan
Jawaban: Mobil mengalami Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dipercepat karena jarak tempuh terus bertambah dalam selang waktu yang sama
Penjelasan: Jika dalam selang waktu yang sama (setiap 5 detik) jarak tempuh semakin besar (dari 100 m, ke 150 m, lalu 200 m), ini menunjukkan bahwa kecepatan mobil terus meningkat secara bertahap. Hal ini adalah karakteristik dari GLBB dipercepat.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Terdapat dua pola tetesan oli di aspal jalan raya dari dua kendaraan berbeda yang melaju searah. Kendaraan P meninggalkan jejak tetesan oli yang jarak antartetesannya dari awal hingga akhir semakin lama semakin renggang. Di jalur sebelahnya, Kendaraan Q meninggalkan jejak tetesan oli yang jarak antartetesannya selalu tetap/sama dari awal hingga akhir.
Analisis yang paling tepat mengenai keadaan gerak kendaraan P dan Q secara berturut-turut adalah…
- Kendaraan P bergerak diperlambat, sedangkan kendaraan Q bergerak dengan kecepatan tetap
- Kendaraan P bergerak dipercepat, sedangkan kendaraan Q bergerak dengan kecepatan tetap
- Kendaraan P bergerak dengan kecepatan konstan, sedangkan kendaraan Q bergerak dipercepat
- Kendaraan P bergerak dipercepat, sedangkan kendaraan Q bergerak dalam keadaan diam mengerem
Jawaban: Kendaraan P bergerak dipercepat, sedangkan kendaraan Q bergerak dengan kecepatan tetap
Penjelasan: Jarak antartetesan oli mencerminkan jarak yang ditempuh kendaraan dalam jeda waktu yang konstan. Jika jaraknya semakin renggang, mobil melaju makin cepat dalam waktu yang sama (GLBB dipercepat). Jika jaraknya tetap, kecepatannya tidak berubah (GLB).
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Stimulus: Sebuah kereta api rute antarkota melaju dengan kelajuan konstan 72 km/jam saat melintasi jalur lurus yang terbebas dari hambatan.
Jika kereta tersebut melaju secara konstan selama 10 menit, berapakah total jarak yang ditempuhnya dalam satuan meter?
- 12.000 meter
- 7.200 meter
- 720 meter
- 1.200 meter
Jawaban: 12.000 meter
Penjelasan: Ubah kecepatan ke m/s: 72 km/jam = 72 x (1000 m / 3600 s) = 20 m/s. Ubah waktu tempuh ke detik: 10 menit = 600 s. Jarak yang ditempuh (s) = v x t = 20 m/s x 600 s = 12.000 meter.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Andi melaju dengan sepeda motornya meninggalkan titik awal dengan kecepatan tetap 15 m/s. Tiga detik kemudian, dari posisi yang sama, Budi mengejar Andi menggunakan sepeda motor bertenaga besar dengan kecepatan tetap 20 m/s di lintasan yang sama.
Berdasarkan prinsip gerak, berapa detik waktu yang dibutuhkan Budi sejak ia mulai bergerak untuk dapat menyusul Andi, dan pada jarak berapa meter dari titik awal mereka akan berpapasan?
- 9 detik pada jarak 180 meter
- 12 detik pada jarak 240 meter
- 5 detik pada jarak 100 meter
- 15 detik pada jarak 300 meter
Jawaban: 9 detik pada jarak 180 meter
Penjelasan: Misalkan waktu gerak Budi adalah t, maka waktu gerak Andi adalah t + 3. Agar bertemu, jarak Andi = jarak Budi. 15(t + 3) = 20t -> 15t + 45 = 20t -> 5t = 45 -> t = 9 detik. Jarak temunya diukur dari titik awal = kelajuan Budi x waktu Budi = 20 m/s x 9 s = 180 meter.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Berdasarkan pengelompokannya, gaya yang memerlukan sentuhan langsung disebut gaya sentuh, sedangkan yang tidak memerlukan sentuhan disebut gaya tak sentuh. Dari pilihan di bawah ini, manakah yang merupakan contoh gaya tak sentuh?
- Gaya dorong mesin roket ke atmosfer
- Gaya gesekan antara tapak sepatu pelari dan lintasan karet
- Gaya pantul pegas pada kasur tidur
- Gaya tarik magnet pada tumpukan paku besi kecil
Jawaban: Gaya tarik magnet pada tumpukan paku besi kecil
Penjelasan: Gaya tak sentuh adalah gaya yang bekerja pada suatu objek tanpa memerlukan kontak fisik dengan pemicu gayanya. Contoh gaya tak sentuh antara lain gaya gravitasi, gaya magnet, dan gaya listrik.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Stimulus: Dalam perayaan perlombaan agustusan di sekolah, terjadi pertandingan tarik tambang yang sengit. Kelompok A menarik ke arah kiri dengan susunan gaya masing-masing 100 N, 120 N, dan 130 N. Sementara kelompok B menarik sekuat tenaga ke arah kanan dengan gaya tarik berurutan sebesar 150 N, 110 N, dan 100 N.
Bagaimana prediksi hasil akhir dan evaluasi resultan gaya dari perlombaan tarik tambang tersebut?
- Kelompok A menang dengan memiliki resultan gaya sebesar 10 N berarah ke kiri
- Kelompok B menang dengan memiliki resultan gaya sebesar 10 N berarah ke kanan
- Kedua kelompok seimbang kuat karena selisih kekuatannya tidak terukur secara valid
- Kelompok B menang dengan total tarikan mutlak sebesar 360 N menuju pusat tengah
Jawaban: Kelompok B menang dengan memiliki resultan gaya sebesar 10 N berarah ke kanan
Penjelasan: Total gaya Kelompok A (kiri) = 100 + 120 + 130 = 350 N. Total gaya Kelompok B (kanan) = 150 + 110 + 100 = 360 N. Resultan gaya tarik tambang = 360 N – 350 N = 10 N ke arah kanan. Maka kelompok B memenangkan pertandingan.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sopir bus yang melaju di jalan tol secara refleks mengerem mendadak dan agresif ketika melihat ada kendaraan berhenti darurat di depannya. Akibatnya, penumpang yang tidak waspada seketika terdorong kuat ke arah depan, dan koper-koper bergeser berjatuhan dari tempat penyimpanannya.
Seorang perancang kendaraan mencoba menganalisis kejadian tersebut dan memberikan usulan fitur untuk mencegah cedera fatal berdasarkan prinsip fisika yang ada. Usulan manakah yang paling logis dan sejalan dengan hukum Newton?
- Mendesain bus dengan massa ekstra berat agar efek pengeremannya diperkecil secara drastis berdasarkan panduan Hukum II Newton
- Mengharuskan penggunaan sabuk pengaman yang memberikan gaya penahan berlawanan untuk menetralkan sifat kelembaman tubuh sesuai Hukum I Newton
- Melapisi selubung bumper bus dengan bahan karet murni yang memberikan daya tolak balik tinggi menuruti Hukum III Newton
- Mengedukasi sopir bus untuk justru menambah kelajuan secara perlahan saat ada rintangan agar inersia dalam bus menjadi angka absolut nol
Jawaban: Mengharuskan penggunaan sabuk pengaman yang memberikan gaya penahan berlawanan untuk menetralkan sifat kelembaman tubuh sesuai Hukum I Newton
Penjelasan: Sesuai dengan Hukum I Newton (Kelembaman/Inersia), tubuh penumpang cenderung mempertahankan kelajuannya saat bus direm mendadak. Sabuk pengaman memberikan gaya eksternal yang mencegah tubuh terus melaju mengikuti inersia, sehingga menghindarkan penumpang dari benturan tajam di depan.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Di sebuah swalayan, seorang anak iseng menguji kekuatannya dengan menarik sebuah kereta belanja kosong menggunakan tali. Ia memberikan gaya sebesar 50 N yang sukses membuahkan percepatan sebesar 2 m/s². Merasa kurang puas, anak ini mengangkut sebuah karung beras berukuran besar ke dalam kereta sehingga kini massa total keretanya terhitung menjadi persis dua kali lipat dari massa awalnya.
Jika anak tersebut menarik kereta belanja yang bermuatan lebih berat ini dengan gaya yang persis sama seperti semula (50 N), bagaimana dampak percepatan yang akan dialami kereta menurut analisis Hukum II Newton?
- Percepatan kereta meningkat secara drastis menjadi 4 m/s² karena massa tambahan memberikan gaya dorong gravitasi yang membesarkannya
- Percepatan kereta tetap stabil berada di angka 2 m/s² lantaran total tarikan otot lengan sang anak tidak berkurang
- Percepatan kereta berkurang menjadi separuh percepatan awal (1 m/s²) karena massa benda berbanding terbalik dengan percepatannya
- Kereta belanja seketika berhenti dan mogok karena besaran gaya asli anak tersebut tidak lagi cukup mendobrak massa yang terlalu menumpuk
Jawaban: Percepatan kereta berkurang menjadi separuh percepatan awal (1 m/s²) karena massa benda berbanding terbalik dengan percepatannya
Penjelasan: Berdasarkan Hukum II Newton, percepatan (a) sama dengan Gaya (F) dibagi massa (m). Apabila gaya tetap konstan namun nilai massa menjadi dua kali lipat, maka nilai percepatan akan turun menjadi 1/2 dari awal. Nilai percepatan awal = 2 m/s², sehingga percepatan baru = 1 m/s².
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Stimulus: Pelajari dengan saksama beberapa peristiwa fisika dalam kehidupan nyata berikut ini! 1) Roket ruang angkasa menyemburkan gas buang ekstrem ke bawah agar dapat meluncur terbang ke angkasa atas. 2) Roda pengerak mobil menekan jalan dan berputar mendesak ke arah belakang guna mementalkan tubuh mobil ke depan. 3) Jeruk yang ranum akan jatuh secara bebas tegak lurus mendekati permukaan bumi. 4) Sebuah mangkuk keramik tebal yang ditaruh diam di atas etalase kaca tidak bergeser atau pun pecah menembus etalase.
Berdasarkan serangkaian kejadian dari pernyataan di atas, manakah kelompok kejadian yang sejatinya mencerminkan aplikasi nyata dari Hukum III Newton mengenai interaksi Aksi-Reaksi?
- Peristiwa nomor 1 dan 2
- Peristiwa nomor 2 dan 3
- Peristiwa nomor 3 dan 4
- Peristiwa nomor 1 dan 4
Jawaban: Peristiwa nomor 1 dan 2
Penjelasan: Hukum III Newton bekerja ketika suatu gaya aksi yang dikeluarkan berujung pada terciptanya gaya reaksi yang berlawanan arah. Semburan api mesin yang mendorong gas roket ke bawah (aksi) mengakibatkan roket menerima gaya tekan menuju ke atas (reaksi). Putaran karet ban ke belakang (aksi) menekan jalanan dan mengakibatkan reaksi jalan menekan mobil maju ke depan.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Di sebuah fasilitas laboratorium pendingin, terdapat dua buah balok es padat utuh. Balok A tercatat bermassa 10 kg dan Balok B bermassa 5 kg. Keduanya dijejerkan di atas satu landasan logam berlapis pelumas canggih sehingga bisa diasumsikan seratus persen licin tanpa gaya gesekan sekecil apapun. Keduanya ditolak kuat menggunakan mesin pendorong yang memberikan keluaran gaya identik secara bersamaan. Terjadilah debat: Rina bersikeras Balok A akan tertinggal pelan dari Balok B. Namun, Toni berpedoman mereka akan sejajar di lintasan kelajuannya sebab daya mesin yang menolaknya tidak dibedakan sama sekali.
Dengan menggunakan pedoman dari dinamika partikel (Hukum Gerak Newton), argumen milik siapakah yang terbukti ilmiah dan apa alasan akurat di baliknya?
- Pernyataan Toni yang tepat, sebab apabila gaya dorong luar bernilai identik maka perolehan kecepatan akan mutlak setara tanpa melihat perbedaan beban benda
- Pernyataan Rina yang tepat, sebab Balok A mempunyai inersia dan massa jauh lebih membebani sehingga nilai percepatan yang dikonversi dari gayanya akan kalah cepat dari Balok B
- Pernyataan Rina yang tepat, sebab luasan dasar Balok A yang lebih besar otomatis melahirkan hambatan gesekan lebih menggigit dan memotong akselerasi sistem
- Pernyataan dua siswa ini serentak keliru, dikarenakan balok es di medan tanpa gaya gesekan akan seketika itu pula berpindah dengan kelajuan yang stagnan/tetap
Jawaban: Pernyataan Rina yang tepat, sebab Balok A mempunyai inersia dan massa jauh lebih membebani sehingga nilai percepatan yang dikonversi dari gayanya akan kalah cepat dari Balok B
Penjelasan: Menurut persamaan dari Hukum II Newton (a = F/m), suatu massa objek yang lebih masif jika menerima nilai gaya yang sama maka hanya akan mampu menghasilkan percepatan yang lebih kecil (lebih lambat merespons gaya). Karena massa Balok A lebih besar, ia lebih lamban percepatannya daripada Balok B. Asumsi lantai yang tanpa gesekan membuktikan fenomena ini hanyalah karena selisih massa.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Stimulus: Seorang astronot terlatih asal Indonesia ditimbang sebelum terbang ke luar angkasa dengan hasil timbangan menunjukkan angkan massa murni badannya terukur pada angka 60 kg saat diukur di markas Bumi. Ketika tim tiba mendarat aman di Bulan, buku petunjuk misi mencatat profil kuat gravitasi di satelit itu menyusut radikal sehingga tersisa hanya bernilai satu per enam (1/6) bagian jika dikomparasikan dari kuat gravitasi asli milik Planet Bumi.
Sesuai dengan pemahamanmu terhadap konsep gaya fundamental dalam ilmu fisika, fenomena apakah yang terjadi secara spesifik terhadap konsep ukuran massa tubuh astronaut sesampainya ia merapat di struktur permukaan Bulan?
- Ukuran massanya anjlok ke angka 10 kg sebagai respons proporsional dari ditariknya tubuhnya oleh medan melemah
- Ukuran massanya mutlak tetap bernilai 60 kg sebab wujud dasar jumlah materi penyusun tubuh tidak mengalami pengerutan dari efek tarik gravitasi
- Ukuran massanya meroket menjadi 360 kg diakibatkan kompensasi dari ketebalan seragam khusus di atmosfer ruang hampa
- Ukuran massanya perlahan lenyap mendekati titik nol sebagai efek samping status tubuh melayang bebas sebelum mendarat
Jawaban: Ukuran massanya mutlak tetap bernilai 60 kg sebab wujud dasar jumlah materi penyusun tubuh tidak mengalami pengerutan dari efek tarik gravitasi
Penjelasan: Konsep massa adalah menunjukkan seberapa banyak materi fisik dalam sebuah benda dan angkanya selalu konsisten atau mutlak (tetap) di lokasi manapun ia dibawa. Pengurangan senilai gravitasi Bulan hanyalah mengubah perhitungan berat astronot (Weight = m x g), namun massanya (m) selamanya utuh 60 kg.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sebuah instrumen pencatat rute yang dipasang pada kerangka sepeda menampilkan data kompilasi cetak grafik metrik Kelajuan/Kecepatan (sumbu V dalam hitungan m/s) diukur bersanding melawan Garis Waktu (sumbu t dalam hitungan sekon). Pola plot garis laporannya mensimulasikan gerak sepeda yang memulai perjalanan dari garis start hingga meluncur dengan pertambahan laju konstan mendaki mulai dari titik nol (0 m/s) perlahan mencapai puncak ke kelajuan 8 m/s dengan memakan rentang pas waktu sebanyak 4 detik saja. Tepat setelahnya mulai masuk dari garis tapak detik ke-4 hingga tapak batas detik ke-10, gowesan pedalnya terkunci stabil sehingga grafik menunjukan sepeda mengembara datar dalam nilai laju presisi konstan tertahan di tingkatan angka 8 m/s.
Apabila kamu harus membongkar rekam grafik manuver kelajuan di atas untuk mengevaluasi data jarak fisik sesungguhnya, berapakah total angka jarak rentang yang telah dibabat habis oleh pesepeda tersebut selama keseluruhan waktu 10 detik berjalan?
- 80 meter
- 64 meter
- 48 meter
- 32 meter
Jawaban: 64 meter
Penjelasan: Jarak perpindahan yang diraih dalam grafik v-t senilai dengan perhitungan luasan keseluruhan dari area di dalam di bawah batas tarikan garis kelajuan. Sektor I (Tampilan bidang miring berupa Segitiga di rentang waktu 0-4 detik) memiliki luasan = 1/2 x alas x tinggi = 1/2 x 4 x 8 = 16 meter. Sektor II (Tampilan garis lurus setara berupa Persegi panjang di rentang rentang waktu dari detik ke 4 sampai ke 10) memiliki luasan = panjang x lebar = (10-4) x 8 = 6 x 8 = 48 meter. Secara kumulatif, total jarak keseluruhan dipetakan sebesar 16 m + 48 m = 64 meter.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Stimulus: Sifat percepatan dalam gerak mekanik selalu merepresentasikan angka laju penambahan atau pemangkasan besaran kecepatan dari sebuah obyek untuk rentang laju satu ketukan interval unit waktu. Di sebuah ajang demonstrasi otomotif internasional, sebuah pabrikan mempertontonkan unit jagoan supercar unggulan mereka yang secara fantastis tercatat sanggup menyemburkan torsi dari titik mesin berstatus mati sepenuhnya diam (start dari keadaan diam) hingga dengan ganas tembus melibas jarum penunjuk angka batas kelajuan 108 km/jam murni pada jam henti mencatat rentang akselerasinya membutuhkan jepretan waktu hanya secepat 6 detik mendatar.
Melalui kalkulasi matematis terhadap variabel-variabel kelajuannya, hitunglah besaran pasti percepatan rata-rata linier dalam unit standar metrik SI yang dilepaskan secara konstan oleh unit mesin mobil balap tersebut!
- 18 m/s²
- 15 m/s²
- 10 m/s²
- 5 m/s²
Jawaban: 5 m/s²
Penjelasan: Terdapat keharusan merombak konversi parameter kelajuan dasar terlebih dahulu ke satuan Sistem Internasional meter per sekon (m/s). Kelajuan akhir balap v = 108 km/jam -> dipersingkat membagi rasio jarak ke waktu metriknya -> 108 x (1000/3600) = 30 m/s. Rumusan percepatan a = (vt – v0) / rentang waktu total (t). Mengingat pergerakan berawal dari keadaan diam utuh, v0 disetting pada titik 0. Sehingga perhitungannya adalah a = (30 m/s – 0 m/s) / 6 sekon = 5 m/s².
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sebuah paket pengiriman peti kargo perakitan seberat murni berskala material 20 kg diletakkan melintang bebas di atas bidang lantai beton bertekstur kasar. Dua pemuda mencoba bersaing memindahkannya. Sang kakak, Andi, mencoba menyodorkan dorongan tenaga sebesar 150 N ke tepian arah Kanan layar ruang. Tanpa mau kalah, adiknya, Budi, nekat menghadang mengarahkan perlawanan mendorong menyentuh tepian yang sama mendorong balik berlawanan arus mengirim energi tolakan 70 N terpusat ke arah Kiri layar. Namun perlawanan lantai beton mendatangkan komplikasi tersendiri berupa serpihan resistensi gaya gesek keras dengan total kerugian senilai 40 N yang otomatis menolak keras semua jalur potensi aliran pergerakan kotak.
Pecahkan misteri simulasi resultan pergerakan di atas: Apakah balok paket tersebut pada akhirnya sanggup berpindah koordinat? Jika memang iya, berikan verifikasi arah dominannya lengkap mengiringi perhitungan kalkulasi laju percepatannya.
- Sistem gaya terkunci pasif memaku balok mandek mati lantaran kombinasi tarikan tidak cukup radikal membobol ambang massa total kotak
- Balok bergeming menyerah kalah meluncur jatuh lari ke kubu dominasi dorongan sisi Budi (Sisi Kiri) tercatat dalam kecepatan berubah dengan persebaran 2 m/s²
- Balok bergeming menyerah kalah meluncur jatuh lari ke kubu dominasi dorongan sisi Budi (Sisi Kiri) tercatat dalam kecepatan berubah dengan persebaran 4 m/s²
- Balok sukses meluncur pindah ke arah sisi Andi (Sisi Kanan) dan mendapat percepatan tarikan sebesar 2 m/s²
Jawaban: Balok sukses meluncur pindah ke arah sisi Andi (Sisi Kanan) dan mendapat percepatan tarikan sebesar 2 m/s²
Penjelasan: Persaingan gaya tarik menarik didominasi Andi dengan 150 N menekan ke area kanan. Tarikan menahan dari kubu Budi adalah 70 N menahan ke kiri. Resultan tarik manusia murni ini adalah selisih 150 – 70 = surplus 80 N dorongan ke kanan mendominasi laju benda. Namun dikarenakan lantai kasar, lantai bereaksi pasif meredam gesekan sejumlah 40 N yang bereaksi berlawanan dari aliran gerak (jadi dia ikut menahan ke sektor kiri). Gaya bebas bersih yang utuh tersedia murni sisa menarik badan paketan balok (F_netto) = Resultan tarik manusia (80 N) dikurangi kekuatan gesek pakem lantai (40 N) = bersih tersisa 40 N yang masih mendorong searah Andi ke kanan. Menerapkan skema percepatan konversi Hukum Ke-2 Newton a = F_netto total dibagikan kepada berat material m, menjadikannya a = 40 N / 20 kg bahan = 2 m/s². Dan balok pun secara mantap tertarik menyapu kanan lantai sesuai garis arus dorongan milik Andi.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Sesuai pakem kaidah ilmu fisika, sebuah entitas benda akan dapat secara valid dilabeli tengah mempraktikkan fenomena mekanik tipe Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) mutlak hanya bilamana…
- Lintasannya lurus menggaris dan tingkat besaran persebaran angka percepatannya ditahan selalu bernilai konstan atau tetap dalam setiap ketukan interval waktunya
- Rute pergerakannya diklasifikasikan konsisten memutar dalam simpul lintasan sirkuler bundar seraya merubah nilai percepatannya
- Posisi fisik bendanya secara progresif merelokasi titik koordinat dalam cengkeraman besaran kecepatan stabil yang senantiasa menolak berubah di semua kurun waktu
- Penelusuran geraknya tercatat tegak lurus sejalan dengan besaran percepatan tidak teraturnya yang terus-menerus disuntik bertambah atau anjlok berkurang sembarangan
Jawaban: Lintasannya lurus menggaris dan tingkat besaran persebaran angka percepatannya ditahan selalu bernilai konstan atau tetap dalam setiap ketukan interval waktunya
Penjelasan: Bentuk persyarat utama yang dipegang sebagai batas definisi absolut tipe gerak GLBB adalah terbukti pola tapak jejak pergerakannya hanya berupa penelusuran satu garis mendatar (lurus) dan adanya fenomena dinamis berupa fluktuasi perubahan kecepatan yang berlangsung runut serta sangat teratur iramanya (dimana percepatan maupun efek perlambatannya selalu dipatok konsisten berupa besaran angka yang ajeg/konstan/tetap).
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sebuah buku tebal ensiklopedia fisika didudukkan diam tenang menduduki lempengan atas lapisan kayu sebuah meja datar di kelas. Selaras bobot alamiahnya, massa buku merilis penekanan konstan (berupa perwujudan gaya beban pengeretan turun gravitasi / berat asli) mencekik ke lapisan bidang kayu meja di bawahnya. Sesuai pakem fundamental dalam skema Hukum III Newton di ruang tata krama interaksi sentuh fisik benda, kemunculan satu buah gaya aksi tentu dikerjakan meja kayu membalas aksi tersebut menciptakan seutas reaksi tegak membalik vertikal. Gaya respons balasan ini dilabeli nama panggilan keren Gaya Normal yang secara pas bernilai kekuatan perlawanan sama namun arah dorongan panah pergerakannya melawan absolut ke arah langit angkasa berpapasan tajam atas laju gaya tekanan asal usul sang buku.
Bila kemudian disimulasikan seseorang dengan iseng meletakkan sentuhan telunjuk menekan turun cover bagian atas lapisan buku tersebut menyalurkan injakan energi mekanis baru senilai 10 N ke lapisan buku. Sedangkan kita telah mengetahui bobot dasar yang telah dimiliki buku sedari mula sudah bermuatan bobot standar 15 N ke bawah, dampak konsekuensi ilmiah apakah yang otomatis terbentuk mengubah status balasan dari nilai Gaya Normal meja terhadap kulit bagian bawah buku?
- Besaran gaya normal menolak keras dirubah menancap stabil memaku tetap di kisaran 15 N sejalan pedoman murni meniru cerminan mandiri nilai mutlak sebatas seberat benda buku aslinya
- Skala gaya normal jatuh terkikis drastis susut menciut menjadi menyisakan daya pasif murni 5 N efek terkontaminasi dan dipotong kompensasi remasan dari jari dari batas luarnya
- Daya tolak balik meja berupa gaya normal seketika melonjak menutupi selisih angkanya membesar menjadi total tembus 25 N supaya sanggup menyeimbangkan semua terjangan tumpukan gaya ke arah meja
- Keseluruhan eksistensi perlindungan penahan gaya normal seketika anjlok menghilang lenyap menguap mengalah diinterupsi merangseknya elemen beban tenaga gaya liar baru masuk sistem luarnya
Jawaban: Daya tolak balik meja berupa gaya normal seketika melonjak menutupi selisih angkanya membesar menjadi total tembus 25 N supaya sanggup menyeimbangkan semua terjangan tumpukan gaya ke arah meja
Penjelasan: Prinsip landasan keseimbangan ekuilibrium menegaskan: supaya posisi titik tidak retak melesak kolaps jebol vertikal (status setimbang seimbang murni) maka penotalan besaran daya terjang gaya dorongan berat kompresi ke arah turun wajib senantiasa seratus persen ditahan disamakan (diimbangi) persis oleh luapan besaran daya tahan tekan angkatan gaya balik reaksioner ke tatanan jalur merambat atas. Rangkuman beban tekanan kompresi turun total (Sisi Ke Bawah) = Kombinasi pas beban Bobot Buku standar (15 N) digabung suntikan Gaya tekan injakan telunjuk luar (10 N) = membengkak jadi 25 N total serbuan daya dorong sentral gravitasi merunduk turun. Untuk menebus kesetimbangan tatanannya, otomatis Gaya Normal meja akan berontak membengkak drastis memberi penahanan (mengeluarkan reaksi berlawanan ke Sisi Atas) harus presisi setara total 25 N juga.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Dalam materi sains pengenalan unit elemen parameter dasar tipe tipe sifat karakter variabel gerak. Berdasarkan kategorisasinya besaran dipecah jadi yang merangkul atribut vektor dan memikul status murni skalar saja. Pilihan kombinasi manakah di struktur set ganda berikut yang kebetulan murni seratus persen mengandung contoh nyata kawanan kelompok perwakilan identitas entitas khusus hanya besaran bertipe vektor sejati?
- Grup gabungan eksklusif Kelajuan dan Jarak utuh
- Kecepatan dan Perpindahan
- Rangkaian kembar parameter interval ukur ukur ukur ukur Waktu tunda beserta berat timbangan nilai kotor utuh dari seonggok kumpulan partikel alias unit ukuran ukur Massa
- Besaran mutlak tingkat kompresi akselerasi ukur ukur ukur ganda Percepatan yang disandingkan unit ukur kembangan kembangan tipe tipe dari perbandingan lintasan metrik skalar Kelajuan utuh
Jawaban: Kecepatan dan Perpindahan
Penjelasan: Di ranah definisi skema kelompok analisis data, suatu besaran fisik dapat direpresentasikan secara penuh menempati posisi kualifikasi kategori golongan vektor mutlak apabila di dalam jati dirinya selalu tersimpan persyaratan mewajibkan pencantuman keberadaan nilai sebaran (ukuran angka magnitudonya besaran/nilai kuantitatifnya) dikawinkan berbarengan wajib beriringan melengkapi referensi patokan spesifik dari penunjukan kemana arah titik target pergerakannya memancar bermanuver di dalam ruang orientasinya (Arah lintasan perambatannya). Anggota keluarga inti golongan vektor dalam domain gerak meliputi kombinasi dari Perpindahan lintasan posisi, laju dinamis arah Kecepatan dinamis (Velocity), serapan gaya beban Gaya Newton dinamis, hingga variasi ledakan rentang angka pergeserannya atau Percepatan (Acceleration/gaya pacu gravitasi jatuh bebas). Sedangkan elemen kerabat dekatnya semacam parameter rute sisa terekam bernama jarak pengembara mutlak, takaran nilai penambahan interval angka sebatas laju skalar bernama kelajuan rata-rata statis, beserta total satuan hitung umur siklus masa yang dilewati dalam kerangka absolut universal rentang dimensi kronologis utuh penjalanan siklusnya dinamakan Waktu penantian murni terpisah ke kelompok klasifikasi eksklusif entitas golongan besaran skalar sejati yang tidak kenal sifat peduli mengindikasikan petunjuk ke titik mata angin kompas orientasinya arah tujuan akhir.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Panggung sirkuit arena lari menggelar turnamen akbar kelas pelari cepat bergengsi di dunia. Dua unggulan bintang lari jarak pendek, dinobatkan menempati kualifikasi pelari figur elit A dan pelari penantang sosok B, beradu urat bertanding lari tanding rute lempeng sejauh trek spesifikasi kelas olimpiade merambah menembus trek tapak merah standar jarak lintasan seutuhnya berukuran panjang trek mutlak absolut persis di 100 meter tanpa kurang seruas pun. Pelari elite A mengoleksi kemampuan letupan ledakan gaya percepatan mekanis daya akselerasi dorong yang secara ekstrem mengagumkan tingkat dorongnya pada awal pacuan ledakan pemicu batas area rentang di dalam fase pengerukan 30 meter petak jalan blok wilayah awalnya menyapu pelataran depan lintasan pertamanya, walau demikian nafas kecepatan maksimumnya kemudian cenderung membeku pasif mentok mendarat stabil melandaikan lajunya mandek di satu tingkat tidak mau lagi naik grafik tarikan kecepatannya memandu mempertahankan grafik stagnan ini hingga sukses melewatinya finis batas terakhir di palang tirai putih pembatas balapan. Sementara disampingnya pesaing tangguhnya, si kuda hitam Pelari tipe fisik B dianugerahi anugerah rentang ledakan permulaan batas tarikan percepatan tarikan tenaga geraknya start pacu mula awal peluncuran awal larinya cenderung agak lebih menahan pelan tersendat bertahap naiknya merambat naik konstan pelan dan nampak merayap lebih santai pada sesi rentang awal laju, namun bak peluru kendali dengan nafas seribu, kakinya pantang puas dirinya justru diam-diam secara berkesinambungan tak henti hentinya konsisten melipatgandakan serbuan pasokan berakselerasi teratur (menambah meroketkan terus jarum spidometer pasokan meter meter dorong kecepatannya selalu makin kencang tanpa ngerem) merangkai porsi akselerasi nafas pamungkasnya makin dahsyat tajam konstan naik mendidih hingga ia beradu sejajar memukul habis garis akhir penutup detik terakhir pertarungan duel seru akhir balapan sengitnya. Luar biasanya lagi penonton dibuat bungkam sewaktu juri turnamen mengumumkan papan peraga pembaca hitungan waktu durasi tempuh tuntas rekor pencapaian murni keduanya menapakkan ujung sepatu tepat menjebol mencium batas pita kain penyentuh garis tapak pelat finis tercatat secara teknis murni mencatat angka rekor yang ajaibnya sama identik berstatus jam ukur waktu sama identik seri persis tanpa lebih koma.
Menilai dari kepingan paparan hasil evaluasi jalannya duel tanding tersebut, maka perumusan pernyataan mutlak ilmiah dari hasil akhir uji petik evaluasi komprehensif apa yang sanggup dilontarkan menjadi kesimpulan utuh dari pemetaan garis dinamika perbandingan kualitas mekanika kompetisi ukur rentang waktu gerak mekanis dua figur atlet unggulan arena balap pelari profesional tersebut di hadapan pengamat statistik lapangan?
- Daya tarikan raihan batas maksimal atap tertinggi titik pucuk jarum meteran dari angka grafik pencapaian kecepatan lari murni yang disanggupi raih Pelari tipe tipe A dipastikan jaminan tertulis valid bakal selalu senantiasa konsisten merebut rekor angka posisi lebih superior di atas sisa tertinggi ukur puncak raihan kekuatan pelari tipe atletik sosok B
- Atlet pelari sosok profil B konsisten membayangi terpaku tertahan kaku merekat lengket pasif menguntit menempeli diam dalam garis bayang-bayang tapak buritan punggung rombongan di urutan rombongan dari posisi jejak tertinggal sosok pelari pesaing A pada seluruh jatah serbuan tarikan 90 meter panjang lap pengantar perdananya kompetisi sengit putaran sesi ini
- Atlet pelari sosok tipe profil B direkam mengantongi porsi rasio proporsional tabungan angka rating kelajuan rasio pergerakan pergerakan sekuensial rata-rata ukur hitung akhir terbukti terekam superior mendominasi rekor ukur angka lebih mendulang angkutan tinggi mempecundangi dari perolehan perolehan atlet pelari pelari tipe unggulan pelari tipe A begitu keduanya merajut paruh penutup di fase lap putaran akhir balapan laga sirkuit panggung pamungkasnya
- Sistem pembukuan mekanik merekap kedua tubuh atlet tersebut terbukti menempati kualifikasi memiliki rating angka hasil hitungan rasio hitung matematika kecepatan rata-rata global absolut kembar identik persis satu sama lain dari jengkal panggung ukur awal start pemicu sampai melangkahi tuntas palang tirai batas memotong ukur ukur finis ujung jalurnya
Jawaban: Sistem pembukuan mekanik merekap kedua tubuh atlet tersebut terbukti menempati kualifikasi memiliki rating angka hasil hitungan rasio hitung matematika kecepatan rata-rata global absolut kembar identik persis satu sama lain dari jengkal panggung ukur awal start pemicu sampai melangkahi tuntas palang tirai batas memotong ukur ukur finis ujung jalurnya
Penjelasan: Kecepatan atau kelajuan metrik kumulatif rata-rata dipatok sebagai total jarak metrik gabungan seutuhnya (Distance) dilapis pemisahan proporsional merujuk total satuan rentang jam (Time) tempuh mutlak keseluruhan seutuhnya. Secara matematika logis yang sederhana dan praktis rasional karena nilai Jarak Mutlak utuh sirkuit lintasannya setara ukurannya (yaitu persis tidak selisih menempati panjang bentangan presisi meteran balap 100 meter komplit sejauh lintasannya tanpa potong kompas) serta dituntaskan persis di rekor interval jam pemecahan durasi selang waktu absolut menahan jam detik yang presisi memblok persekian rekor detik seutuhnya seirama finis serempak berdua tanpa lebih kurang koma. Hal logis tersebut menepis segala intrik kelabilan fluktuasi kecepatan instan setiap detiknya, menjabarkan ringkasan laju percepatan harian matematis metrik keseluruhan kedua pelari menanggung hasil presisi senilai sama rata di grafik rata rata statis.
semoga bermanfaat.(kangjo)
LINK DOWNLOAD:
- Soal IPA SMP/MTS Kelas 7 Bab IV Gerak dan Gaya, SILAHKAN KLIK DISINI!
Asesmen Sumatif dan Jawaban Mata Pelajaran IPA SMP/MTS Kelas 7 Bab II Zat dan Perubahannya
Asesmen Sumatif dan Jawaban Mata Pelajaran IPA SMP/MTS Kelas 7 Bab III Suhu, Kalor, dan Pemuaian
Asesmen Sumatif dan Jawaban Mata Pelajaran IPA SMP/MTS Kelas 7 Bab IV Gerak dan Gaya
