KANGJO.INFO, Tamiang Layang, Barito Timur. Kumpulan Asesmen Sumatif Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat ini disusun sebagai salah satu sarana pendukung dalam proses pembelajaran, khususnya dalam membantu peserta didik memahami materi Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 secara lebih mendalam. Soal-soal yang disajikan dirancang berdasarkan kurikulum yang berlaku, dengan memperhatikan kompetensi dasar serta indikator pencapaian yang harus dikuasai oleh siswa Kelas 9. Selain itu, soal-soal ini diharapkan dapat melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah peserta didik.
Kumpulan Asesmen Sumatif ini juga dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai bahan evaluasi pembelajaran, serta oleh orang tua sebagai sarana pendampingan belajar anak di rumah. Dengan latihan yang rutin, diharapkan siswa dapat lebih siap dalam menghadapi ulangan harian maupun penilaian lainnya.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan buku ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan guna perbaikan di masa yang akan datang.
Akhir kata, semoga kumpulan Asesmen Sumatif ini bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Bank Soal
Jenjang: SMP | Kelas: Kelas 7 | Mata Pelajaran: IPA
Topik: Bab II Zat dan Perubahannya, A. Wujud Zat dan Model Partikel, B. Perubahan Wujud Zat, C. Perubahan Fisika dan Kimia, D. Kerapatan Zat
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Perhatikan sifat-sifat zat berikut! 1) Bentuk tetap 2) Volume berubah 3) Jarak antar partikel sangat rapat 4) Gaya tarik antar partikel sangat lemah. Sifat yang dimiliki oleh zat padat ditunjukkan oleh nomor…
- 1 dan 3
- 1 dan 4
- 2 dan 3
- 2 dan 4
Jawaban: 1 dan 3
Penjelasan: Zat padat memiliki bentuk dan volume tetap karena jarak antar partikelnya sangat rapat dan gaya tarik antar partikelnya sangat kuat.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Sebuah balon ditiup hingga mengembang, kemudian diikat. Setelah beberapa hari, balon tersebut terlihat mengempis meskipun tidak ada kebocoran yang terlihat. Hal ini membuktikan bahwa…
- Partikel gas dalam balon menyusut karena pendinginan
- Dinding balon menyerap gas
- Partikel gas dapat bergerak melewati celah mikroskopis pada dinding balon
- Gas di dalam balon berubah wujud menjadi zat cair
Jawaban: Partikel gas dapat bergerak melewati celah mikroskopis pada dinding balon
Penjelasan: Partikel gas memiliki ukuran yang sangat kecil dan bergerak bebas, sehingga dapat berdifusi (menyusup) melalui pori-pori atau celah mikroskopis pada karet balon.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Andi melakukan eksperimen dengan dua alat suntik. Alat suntik A diisi air, sedangkan alat suntik B ditarik tuasnya sehingga berisi udara. Ujung kedua alat suntik ditutup rapat dengan jari. Ketika Andi menekan tuas kedua alat suntik dengan gaya yang sama, ia mendapati tuas alat suntik B dapat ditekan lebih dalam dibandingkan tuas alat suntik A.
Berdasarkan eksperimen di atas, kesimpulan yang paling tepat mengenai model partikel zat adalah…
- Partikel zat cair lebih besar daripada partikel gas sehingga tidak dapat ditekan.
- Jarak antar partikel gas sangat renggang sehingga volumenya mudah diperkecil saat diberi tekanan.
- Gaya tarik antar partikel gas lebih kuat daripada zat cair.
- Partikel zat cair bergerak lebih bebas dibandingkan partikel gas saat mendapat tekanan.
Jawaban: Jarak antar partikel gas sangat renggang sehingga volumenya mudah diperkecil saat diberi tekanan.
Penjelasan: Udara (gas) dapat dimampatkan karena jarak antar partikelnya sangat renggang (berjauhan). Air (zat cair) sulit dimampatkan karena jarak partikelnya sudah cukup rapat.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Seseorang menyemprotkan parfum di salah satu sudut ruangan kelas. Beberapa saat kemudian, aroma parfum tersebut dapat tercium oleh siswa yang duduk di sudut ruangan yang berlawanan.
Fenomena ini terjadi karena partikel parfum mengalami difusi. Analisis yang paling tepat berdasarkan teori partikel zat adalah…
- Partikel parfum membesar hingga memenuhi seluruh ruangan.
- Arus angin dalam ruangan secara eksklusif memindahkan cairan parfum secara utuh.
- Partikel gas parfum bergerak secara acak, bebas, dan menyebar mengisi ruang kosong di antara partikel udara.
- Suhu ruangan mengubah struktur kimia parfum sehingga aromanya menjadi lebih kuat.
Jawaban: Partikel gas parfum bergerak secara acak, bebas, dan menyebar mengisi ruang kosong di antara partikel udara.
Penjelasan: Difusi terjadi karena partikel-partikel gas selalu bergerak secara acak dan bebas, menyebar dari area konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Apa yang terjadi pada pergerakan partikel sebuah besi ketika dipanaskan dari suhu ruang hingga mendekati titik lelehnya?
- Partikel besi berhenti bergerak.
- Partikel besi bergetar lebih lambat karena ruangnya menyempit.
- Partikel besi bergetar lebih cepat di tempatnya sehingga besi memuai.
- Partikel besi bergerak bebas berpindah tempat seperti cairan.
Jawaban: Partikel besi bergetar lebih cepat di tempatnya sehingga besi memuai.
Penjelasan: Saat zat padat dipanaskan, energi panas membuat partikel-partikelnya bergetar lebih cepat. Getaran yang semakin kuat ini membuat partikel membutuhkan ruang lebih, menyebabkan pemuaian, namun posisinya tetap berdekatan.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Dalam industri energi, gas alam sering dikirim menggunakan tabung khusus. Untuk memasukkan jumlah gas yang sangat banyak ke dalam tabung yang volumenya terbatas, gas tersebut diberi tekanan tinggi hingga sebagian berubah menjadi cair (Liquid Natural Gas).
Berdasarkan model partikel, perubahan apa yang terjadi pada gas tersebut selama proses pemampatan dan pendinginan?
- Massa partikel gas bertambah sehingga menjadi berat dan mencair.
- Jarak antar partikel mengecil dan gaya tarik antar partikel menguat hingga membentuk zat cair.
- Kecepatan gerak partikel meningkat tajam sehingga partikel bergabung membentuk cairan.
- Jumlah partikel gas berkurang karena sebagian hilang saat diberi tekanan tinggi.
Jawaban: Jarak antar partikel mengecil dan gaya tarik antar partikel menguat hingga membentuk zat cair.
Penjelasan: Pemampatan (tekanan tinggi) dan pendinginan (penurunan suhu) membuat partikel gas bergerak lebih lambat dan jaraknya semakin dekat. Hal ini memungkinkan gaya tarik antar partikel bekerja lebih efektif sehingga wujudnya berubah dari gas menjadi cair.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Peristiwa perubahan wujud dari zat padat menjadi gas tanpa melalui fase cair disebut…
- Mengembun
- Mengkristal
- Menyublim
- Menguap
Jawaban: Menyublim
Penjelasan: Menyublim adalah perubahan wujud zat dari padat langsung menjadi gas. Contohnya adalah kapur barus yang dibiarkan di udara terbuka.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Baju basah yang dijemur di bawah sinar matahari lama-kelamaan akan menjadi kering. Proses wujud yang menyertai peristiwa tersebut adalah…
- Pelepasan kalor oleh air pada baju sehingga air menguap.
- Penyerapan kalor oleh air pada baju dari lingkungan sehingga air menguap.
- Air menyublim karena panas matahari yang terik.
- Air membeku lalu menguap ke udara.
Jawaban: Penyerapan kalor oleh air pada baju dari lingkungan sehingga air menguap.
Penjelasan: Proses mengeringnya baju adalah peristiwa menguap (perubahan dari cair ke gas). Proses ini memerlukan (menyerap) energi kalor dari lingkungan atau matahari.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Pada pagi hari yang dingin, kita sering melihat titik-titik air di dedaunan meskipun semalam tidak turun hujan. Titik-titik air ini dikenal sebagai embun.
Berdasarkan prinsip perubahan wujud zat, evaluasi manakah penjelasan di bawah ini yang secara ilmiah paling tepat menggambarkan pembentukan embun?
- Air dari dalam tanah diserap oleh daun dan dikeluarkan melalui pori-pori daun pada malam hari karena suhu dingin.
- Uap air di udara melepaskan kalor saat bersentuhan dengan permukaan daun yang dingin, sehingga wujudnya berubah menjadi cair.
- Gas oksigen di udara bereaksi dengan zat hijau daun menghasilkan air saat suhu lingkungan turun drastis.
- Titik-titik air tersebut merupakan sisa hujan bulan lalu yang membeku dan mencair kembali di pagi hari.
Jawaban: Uap air di udara melepaskan kalor saat bersentuhan dengan permukaan daun yang dingin, sehingga wujudnya berubah menjadi cair.
Penjelasan: Mengembun adalah proses perubahan uap (gas) menjadi cairan karena pelepasan kalor (pendinginan). Uap air di udara yang hangat bersentuhan dengan permukaan daun yang bersuhu lebih rendah, melepaskan kalornya dan mengembun.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sebongkah es dipanaskan terus-menerus. Pada grafik suhu terhadap waktu pemanasan, terdapat garis mendatar (suhu konstan) pada saat peleburan terjadi.
Mengapa suhu tidak mengalami kenaikan pada saat es sedang melebur (berubah dari padat ke cair) di suhu konstan, meskipun sistem pemanas terus menyala?
- Kalor yang diberikan hilang diserap oleh wadah penampung es.
- Kalor yang diberikan digunakan sepenuhnya untuk merusak ikatan antar partikel es, bukan untuk menaikkan suhu.
- Es pada suhu 0 derajat Celcius tidak dapat menyerap kalor lagi hingga semuanya menjadi cair.
- Suhu lingkungan secara otomatis menetralkan panas yang diberikan pada sistem tersebut.
Jawaban: Kalor yang diberikan digunakan sepenuhnya untuk merusak ikatan antar partikel es, bukan untuk menaikkan suhu.
Penjelasan: Selama perubahan wujud (melebur), energi kalor yang masuk (kalor laten) digunakan untuk melawan atau melemahkan gaya tarik antar partikel (merubah struktur fisik), sehingga energi kinetik partikel (suhu) tidak bertambah.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Saat kita membuat es krim dengan wadah logam yang dikelilingi es batu, tujuan utama perpindahan panas agar cairan es krim membeku adalah…
- Untuk memanaskan adonan es krim agar kuman mati sebelum membeku.
- Campuran es batu melepaskan kalor ke adonan sehingga adonan membeku.
- Adonan es krim melepaskan kalor ke campuran es yang bersuhu lebih rendah, sehingga adonan berubah wujud menjadi padat.
- Garam bereaksi secara kimia dengan adonan es krim dan merubahnya menjadi padat.
Jawaban: Adonan es krim melepaskan kalor ke campuran es yang bersuhu lebih rendah, sehingga adonan berubah wujud menjadi padat.
Penjelasan: Membeku terjadi ketika zat cair (adonan es krim) melepaskan energi panas ke lingkungan di sekitarnya yang lebih dingin.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Kru panggung menggunakan ‘es kering’ (karbon dioksida padat bersuhu -78,5 derajat Celcius) yang diletakkan dalam wadah air hangat untuk menciptakan efek kabut panggung tebal.
Apa yang menyebabkan kabut putih tebal terbentuk, dan energi apa yang terlibat dalam proses tersebut?
- Es kering mencair menjadi air, menyerap panas dari air hangat.
- Karbon dioksida bereaksi dengan air hangat menghasilkan gas beracun putih.
- Es kering menyublim dari padat menjadi gas dengan menyerap kalor, dan gas yang sangat dingin ini mengembunkan uap air di sekitarnya menjadi kabut.
- Es kering mengembun menyerap uap air, melepaskan kalor ke panggung.
Jawaban: Es kering menyublim dari padat menjadi gas dengan menyerap kalor, dan gas yang sangat dingin ini mengembunkan uap air di sekitarnya menjadi kabut.
Penjelasan: Dry ice menyublim (padat ke gas) dengan menyerap kalor. Gas CO2 yang sangat dingin kemudian mendinginkan udara sekitarnya, menyebabkan uap air di udara mengembun menjadi tetesan-tetesan air super kecil yang terlihat sebagai kabut putih.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Di antara pernyataan berikut, manakah yang merupakan ciri utama dari perubahan kimia?
- Hanya wujud atau bentuk zat yang berubah.
- Zat dapat dikembalikan ke wujud asalnya dengan mudah.
- Menghasilkan zat baru dengan sifat yang berbeda dari zat penyusunnya.
- Tidak terjadi perubahan massa maupun volume.
Jawaban: Menghasilkan zat baru dengan sifat yang berbeda dari zat penyusunnya.
Penjelasan: Perubahan kimia secara prinsip ditandai dengan terbentuknya zat (materi) baru dengan sifat fisika dan kimia yang berbeda dari zat asalnya.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Perhatikan peristiwa berikut: 1) Kertas dibakar menjadi abu; 2) Beras ditumbuk menjadi tepung; 3) Susu menjadi basi; 4) Es batu mencair. Kelompok peristiwa yang termasuk perubahan fisika ditunjukkan oleh nomor…
- 1 dan 2
- 2 dan 4
- 3 dan 4
- 1 dan 3
Jawaban: 2 dan 4
Penjelasan: Beras ditumbuk menjadi tepung dan es mencair tidak menghasilkan zat baru, hanya merubah ukuran dan wujud. Kertas dibakar dan susu basi adalah perubahan kimia.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Siti memotong sebuah apel menjadi beberapa bagian. Sebagian dimakan, dan satu potong dibiarkan di atas meja terbuka. Satu jam kemudian, daging buah apel yang ditinggalkan di meja berubah warna menjadi kecoklatan.
Berdasarkan ilustrasi di atas, analisislah jenis perubahan yang terjadi pada apel sesaat setelah dipotong dan setelah dibiarkan selama satu jam secara berurutan!
- Perubahan fisika (memotong) dan perubahan kimia (reaksi kecoklatan/oksidasi).
- Perubahan kimia (memotong) dan perubahan fisika (reaksi dengan udara).
- Keduanya merupakan perubahan fisika karena wujud apel tetap padat.
- Keduanya merupakan perubahan kimia karena apel tidak dapat disatukan kembali.
Jawaban: Perubahan fisika (memotong) dan perubahan kimia (reaksi kecoklatan/oksidasi).
Penjelasan: Memotong apel hanya merubah bentuk/ukuran tanpa zat baru (Fisika). Perubahan warna (browning) disebabkan pigmen melanin baru hasil reaksi enzim pada apel dengan oksigen (Kimia).
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Budi mengamati sebatang lilin yang menyala. Ia melihat ada bagian lilin yang meleleh, sementara sumbunya perlahan-lahan menghitam, terbakar, mengeluarkan api, dan lilin tersebut semakin memendek.
Budi berpendapat bahwa nyala lilin hanya merupakan contoh perubahan fisika karena lilin padat berubah menjadi cair saat terkena panas. Evaluasi pendapat Budi tersebut!
- Pendapat Budi benar, karena perubahan utama pada lilin hanyalah perubahan fase dari padat ke cair.
- Pendapat Budi salah total, karena nyala lilin seluruhnya adalah murni reaksi pemutusan karbon saja.
- Pendapat Budi kurang tepat. Terdapat dua perubahan sekaligus: lilin meleleh adalah perubahan fisika, sedangkan pembakaran sumbu dan gas lilin adalah perubahan kimia.
- Pendapat Budi benar, sumbu yang menghitam hanyalah kotoran dari udara yang menempel.
Jawaban: Pendapat Budi kurang tepat. Terdapat dua perubahan sekaligus: lilin meleleh adalah perubahan fisika, sedangkan pembakaran sumbu dan gas lilin adalah perubahan kimia.
Penjelasan: Pada lilin menyala, lilin padat mencair adalah perubahan wujud (fisika). Tetapi terbakarnya uap lilin dan sumbu menghasilkan panas, cahaya, asap karbon, dan uap air yang adalah perubahan kimia.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Proses perkaratan (korosi) pada besi merupakan perubahan kimia lambat yang secara alami membutuhkan kehadiran dua faktor utama, yaitu…
- Panas matahari dan udara
- Air (kelembapan) dan oksigen
- Karbondioksida dan hidrogen
- Debu dan curah hujan lebat
Jawaban: Air (kelembapan) dan oksigen
Penjelasan: Korosi atau perkaratan pada besi terjadi melalui reaksi oksidasi-reduksi dengan oksigen dari udara dan difasilitasi oleh air (kelembapan).
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Dina mencampurkan soda kue dengan cuka di dalam sebuah botol kaca dan segera menutup mulut botol dengan balon kempis. Beberapa detik kemudian, campuran berbuih dan balon mulai mengembang membesar.
Gejala apa yang paling kuat menunjukkan bahwa reaksi pencampuran bahan yang dilakukan Dina merupakan perubahan kimia?
- Campuran berwujud cair seperti cuka semula.
- Warna campuran menjadi lebih pucat dan stabil.
- Terbentuknya gas bertekanan yang mampu meniup balon, sebagai zat baru hasil reaksi.
- Soda kue larut sepenuhnya di dalam cuka mirip seperti garam dalam air.
Jawaban: Terbentuknya gas bertekanan yang mampu meniup balon, sebagai zat baru hasil reaksi.
Penjelasan: Terbentuknya gas bertekanan (karbon dioksida) yang membuat balon mengembang menunjukkan produksi suatu zat baru yang tadinya tidak ada. Munculnya gas/gelembung adalah tanda klasik perubahan kimia.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Chef Juna menyiapkan dua olahan. Pertama: ia melarutkan gula pasir dalam air hangat hingga tak bersisa. Kedua: ia memanaskan gula di wajan kering hingga meleleh, menjadi cokelat gelap, dan beraroma sangit (karamelisasi).
Bandingkan perubahan materi pada proses yang terjadi di hidangan pertama dan kedua, lalu pilih kesimpulan yang tepat!
- Keduanya merupakan perubahan fisika karena gula hanya mengalami perubahan wujud dari padat ke cair.
- Keduanya merupakan perubahan kimia karena sifat gula berubah total menjadi benda tak berwujud debu.
- Hidangan pertama mengalami perubahan kimia (reaksi pelarutan), hidangan kedua mengalami perubahan fisika (pelelehan murni).
- Hidangan pertama mengalami perubahan fisika (pelarutan), sedangkan hidangan kedua mengalami perubahan kimia (karamelisasi menghasilkan zat baru).
Jawaban: Hidangan pertama mengalami perubahan fisika (pelarutan), sedangkan hidangan kedua mengalami perubahan kimia (karamelisasi menghasilkan zat baru).
Penjelasan: Melarutkan gula di air (hidangan 1) tidak mengubah molekul gula, rasa manis tetap sama (Fisika). Memanaskan gula tanpa air (hidangan 2) memecah struktur karbohidrat menghasilkan senyawa warna dan bau baru (Kimia).
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Kerapatan (massa jenis) suatu zat dapat ditentukan melalui pembagian antara…
- Massa zat dengan luas permukaannya
- Volume zat dengan massanya
- Massa zat dengan volumenya
- Berat zat dengan percepatan gravitasi
Jawaban: Massa zat dengan volumenya
Penjelasan: Massa jenis (kerapatan) didefinisikan sebagai rasio m/V, yaitu perbandingan massa terhadap volume.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Sebuah balok logam memiliki massa 84 gram dan volume 10 cm³. Berapa kerapatan (massa jenis) balok tersebut?
- 0,84 g/cm³
- 8,4 g/cm³
- 840 g/cm³
- 84 g/cm³
Jawaban: 8,4 g/cm³
Penjelasan: Kerapatan = massa / volume = 84 g / 10 cm³ = 8,4 g/cm³.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Tiga jenis cairan tak bercampur (air, minyak goreng, dan sirup) dituangkan bersama ke dalam satu gelas ukur. Setelah tenang, sirup menetap di lapisan dasar gelas, air di tengah, dan minyak goreng di posisi teratas.
Berdasarkan fenomena pelapisan cairan tersebut, kesimpulan yang paling tepat mengenai kerapatan ketiga cairan adalah…
- Kerapatan sirup > kerapatan air > kerapatan minyak goreng
- Kerapatan minyak goreng > kerapatan air > kerapatan sirup
- Kerapatan air > kerapatan sirup > kerapatan minyak goreng
- Ketiga cairan memiliki kerapatan yang sama namun dipisah tegangan permukaan
Jawaban: Kerapatan sirup > kerapatan air > kerapatan minyak goreng
Penjelasan: Cairan dengan massa jenis lebih besar akan tenggelam berada di dasar, sedangkan yang memiliki massa jenis terkecil akan terapung di atas. Urutan bawah ke atas: sirup, air, lalu minyak goreng.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sepotong paku yang murni terbuat dari baja padat seketika tenggelam di air. Namun, sebuah kapal pesiar yang masif, dengan struktur yang juga terbuat dari baja, dapat mengapung membawa ribuan ton muatan di laut.
Mengapa kapal laut baja bisa mengapung sementara paku baja tenggelam?
- Kerapatan air laut jauh lebih besar daripada air biasa tempat paku dimasukkan sehingga besi bisa terangkat.
- Mesin kapal memberikan baling-baling pengangkat yang mencegahnya ditarik gravitasi bumi.
- Lambung kapal dirancang memiliki ruang berisi udara yang sangat luas, sehingga kerapatan total rata-rata kapal menjadi lebih kecil dari air.
- Baja yang digunakan kapal memiliki pelumas khusus penolak air yang memecah ikatan hidrogen laut.
Jawaban: Lambung kapal dirancang memiliki ruang berisi udara yang sangat luas, sehingga kerapatan total rata-rata kapal menjadi lebih kecil dari air.
Penjelasan: Paku baja padat rapat, sehingga lebih padat dari air dan tenggelam. Kapal baja memuat banyak udara dalam lambungnya. Udara punya kerapatan sangat kecil. Kombinasi massa baja dan udara dalam volume kapal yang super besar membuat kerapatan rata-rata total kapal lebih kecil dari air laut.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Doni ingin mencari tahu kerapatan batunya. Ia mengukur massa batunya yaitu 20 gram. Kemudian ia menuang 50 mL air ke gelas ukur. Ia melemparkan batunya ke gelas ukur, dan permukaan air seketika naik menunjuk pada angka 55 mL.
Hitunglah berapakah massa jenis (kerapatan) batu tak beraturan milik Doni, dan apa nama metode pengukuran volumenya?
- 0,36 g/cm³, menggunakan metode penimbangan bertahap
- 4 g/cm³, menggunakan metode perpindahan zat cair
- 1 g/cm³, menggunakan metode analisis viskositas
- 0,4 g/cm³, menggunakan metode kalibrasi hidrolik
Jawaban: 4 g/cm³, menggunakan metode perpindahan zat cair
Penjelasan: Volume batu dihitung selisih air = 55 mL – 50 mL = 5 mL atau 5 cm³. Massa = 20 g. Kerapatan (ρ) = m/V = 20 / 5 = 4 g/cm³. Mengukur volume dengan celupan ke air disebut metode perpindahan zat cair (water displacement method).
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sebuah atraksi balon udara raksasa mulai terangkat terbang ketika pilot menyalakan api dari tabung gas propana di moncong bawah selubungnya.
Hubungkan prinsip pemanasan gas dengan konsep kerapatan zat untuk mengevaluasi mengapa balon tersebut bisa terbang menembus angkasa!
- Pemanasan membuat partikel udara musnah sepenuhnya sehingga balon menjadi ruang hampa ringan ditarik awan.
- Udara panas di dalam balon volumenya memuai membesar, membuat sebagian udara terdorong keluar sehingga kerapatan udara di dalam balon lebih kecil daripada di luar.
- Api membakar oksigen di dalam balon hingga habis, menciptakan ledakan mikro yang terus mendorong balon.
- Suhu tinggi merubah susunan benang parasut balon secara kimiawi untuk meloloskan gravitasi bumi.
Jawaban: Udara panas di dalam balon volumenya memuai membesar, membuat sebagian udara terdorong keluar sehingga kerapatan udara di dalam balon lebih kecil daripada di luar.
Penjelasan: Gas/udara yang dipanaskan akan memuai sehingga partikelnya makin menjauh. Volume bertambah, sementara jumlah udara di dalam selubung berkurang (sebagian tumpah ke luar keranjang). Akibatnya massa jenis (kerapatan) udara di dalam balon menjadi lebih ringan dibanding udara dingin sekelilingnya, menciptakan efek bouyancy mengapung ke atas.
Semoga bermanfaat.(kangjo)
LINK DOWNLOAD:
- Saol IPA SMP/MTS Kelas 7 Bab II Zat dan Perubahannya, SILAHKAN KLIK DISINI!
