KANGJO.INFO, Tamiang Layang, Barito Timur. Kumpulan Asesmen Sumatif Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat ini disusun sebagai salah satu sarana pendukung dalam proses pembelajaran, khususnya dalam membantu peserta didik memahami materi Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 secara lebih mendalam. Soal-soal yang disajikan dirancang berdasarkan kurikulum yang berlaku, dengan memperhatikan kompetensi dasar serta indikator pencapaian yang harus dikuasai oleh siswa Kelas 9. Selain itu, soal-soal ini diharapkan dapat melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah peserta didik.
Kumpulan Asesmen Sumatif ini juga dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai bahan evaluasi pembelajaran, serta oleh orang tua sebagai sarana pendampingan belajar anak di rumah. Dengan latihan yang rutin, diharapkan siswa dapat lebih siap dalam menghadapi ulangan harian maupun penilaian lainnya.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan buku ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan guna perbaikan di masa yang akan datang.
Akhir kata, semoga kumpulan Asesmen Sumatif ini bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Bank Soal
Jenjang: SMP | Kelas: Kelas 7 | Mata Pelajaran: IPA
Topik: Bab I Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah, A. Apa Itu Sains?, B. Laboratorium IPA, C. Merancang Percobaan, D. Pengukuran, E. Pelaporan Hasil Percobaan
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Manakah pernyataan yang paling tepat mendefinisikan ilmu Sains?
- Ilmu yang mempelajari benda mati di alam semesta
- Ilmu yang sistematis untuk mempelajari alam semesta melalui observasi dan eksperimen
- Ilmu yang hanya mempelajari makhluk hidup dan lingkungannya
- Ilmu yang berfokus pada penemuan teknologi masa depan tanpa memperhatikan alam
Jawaban: Ilmu yang sistematis untuk mempelajari alam semesta melalui observasi dan eksperimen
Penjelasan: Sains didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang diperoleh melalui metode ilmiah, yang mencakup observasi, perumusan hipotesis, dan eksperimen yang sistematis.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Seorang ilmuwan sedang meneliti cara mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar cair yang ramah lingkungan. Cabang ilmu sains utama yang diterapkan oleh ilmuwan tersebut adalah…
- Biologi dan Ekologi
- Fisika dan Astronomi
- Kimia dan Lingkungan
- Geologi dan Botani
Jawaban: Kimia dan Lingkungan
Penjelasan: Penelitian tentang perubahan zat (plastik menjadi bahan bakar) adalah cabang Kimia, sementara tujuan agar ramah lingkungan masuk dalam studi lingkungan (Ekologi/Lingkungan).
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Di sebuah desa, hasil panen padi terus menurun setiap tahun. Penduduk percaya hal tersebut disebabkan oleh kutukan roh halus. Seorang ilmuwan sains datang untuk membantu mengatasi krisis pangan tersebut.
Tindakan paling ilmiah dan logis pertama kali yang harus dilakukan ilmuwan tersebut untuk menyelesaikan masalah di atas adalah…
- Melakukan observasi terhadap kualitas tanah, air, dan hama di lahan pertanian tersebut
- Menciptakan pupuk kimia baru langsung di laboratorium tanpa melihat kondisi lapangan
- Mengadakan penyuluhan agar penduduk tidak percaya pada hal mistis
- Membawa padi varietas baru dari kota untuk segera ditanam oleh penduduk
Jawaban: Melakukan observasi terhadap kualitas tanah, air, dan hama di lahan pertanian tersebut
Penjelasan: Langkah pertama metode ilmiah adalah melakukan observasi objektif terhadap fenomena atau masalah di lapangan sebelum menyimpulkan atau merancang solusi.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Pada sebuah botol zat kimia di laboratorium terdapat simbol berupa gambar tengkorak dan tulang menyilang. Simbol ini memberikan peringatan bahwa bahan kimia tersebut bersifat…
- Mudah terbakar
- Korosif
- Beracun (Toxic)
- Mudah meledak
Jawaban: Beracun (Toxic)
Penjelasan: Simbol tengkorak dan tulang menyilang merupakan simbol standar internasional yang menandakan bahan tersebut beracun (toxic).
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Budi ingin memanaskan 50 mL air hingga mendidih. Alat-alat laboratorium yang paling tepat dan aman digunakan oleh Budi untuk merangkai pemanas adalah…
- Gelas ukur, termometer, dan bunsen
- Gelas kimia, kawat kasa, kaki tiga, dan pembakar spiritus
- Tabung reaksi, penjepit, dan korek api
- Erlenmeyer, corong kaca, dan pembakar bunsen
Jawaban: Gelas kimia, kawat kasa, kaki tiga, dan pembakar spiritus
Penjelasan: Untuk memanaskan cairan secara aman dalam jumlah yang relatif banyak (50 mL), rangkaian yang benar adalah menggunakan kaki tiga dan kawat kasa sebagai penyangga, pembakar spiritus sebagai sumber panas, dan gelas kimia sebagai wadah cairan.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Saat melakukan percobaan di laboratorium, secara tidak sengaja cairan asam mengenai tangan Siti. Langkah pertama yang paling tepat dilakukan Siti adalah…
- Mengelap tangan dengan tisu atau kain kering
- Mencuci tangan dengan air mengalir sebanyak-banyaknya
- Mengoleskan salep luka bakar pada tangan yang terkena asam
- Meniup-niup bagian tangan yang terkena asam agar cepat kering
Jawaban: Mencuci tangan dengan air mengalir sebanyak-banyaknya
Penjelasan: Penanganan pertama jika terkena bahan kimia korosif seperti asam adalah membasuhnya dengan air mengalir secara terus-menerus untuk melarutkan dan menghilangkan zat kimia tersebut dari kulit.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Andi, Budi, dan Citra sedang melakukan praktikum. Andi tidak sengaja memecahkan tabung reaksi. Budi panik dan langsung berlari ke luar ruangan untuk mencuci tangannya yang tidak kotor, sedangkan Citra segera membersihkan pecahan kaca dengan tangannya agar tidak ketahuan guru.
Berdasarkan skenario tersebut, evaluasi kesalahan prosedur keselamatan kerja yang terjadi adalah…
- Budi seharusnya tidak mencuci tangan, dan Andi seharusnya berlari keluar
- Andi memecahkan tabung, jadi Andi yang harus mengambil pecahan kaca dengan tangannya
- Citra mengambil pecahan kaca dengan tangan kosong, seharusnya menggunakan sapu/kuas dan melapor ke guru
- Tindakan Citra sudah tepat untuk mencegah kepanikan guru, sedangkan Budi salah karena meninggalkan kelompoknya
Jawaban: Citra mengambil pecahan kaca dengan tangan kosong, seharusnya menggunakan sapu/kuas dan melapor ke guru
Penjelasan: Tindakan membersihkan pecahan kaca dengan tangan sangat berbahaya. Prosedur yang benar adalah melaporkan insiden ke guru dan menggunakan alat kebersihan seperti sapu atau kuas.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Kelompokmu diminta untuk mengukur volume batu kerikil yang bentuknya tidak beraturan. Di meja laboratorium tersedia penggaris, gelas ukur, neraca Ohaus, dan gelas kimia.
Langkah dan alat ukur yang paling tepat untuk memecahkan masalah pengukuran tersebut adalah…
- Mengukur panjang, lebar, dan tinggi batu menggunakan penggaris lalu mengalikannya
- Menimbang massa batu dengan neraca Ohaus, lalu membaginya dengan volume dari gelas kimia
- Mengisi gelas ukur dengan air secukupnya, mencatat volume awal, memasukkan batu, dan menghitung selisih volume air
- Memasukkan batu ke gelas kimia berisi air, lalu mengukur kenaikan air menggunakan penggaris
Jawaban: Mengisi gelas ukur dengan air secukupnya, mencatat volume awal, memasukkan batu, dan menghitung selisih volume air
Penjelasan: Untuk mengukur volume benda tak beraturan yang kedap air (seperti kerikil), metode yang tepat adalah metode celup menggunakan gelas ukur yang berisi air, lalu menghitung volume batu = volume akhir – volume awal.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Hipotesis dalam metode ilmiah diartikan sebagai…
- Hasil akhir dari sebuah penelitian
- Dugaan sementara yang perlu dibuktikan melalui eksperimen
- Fakta yang tidak bisa dibantah lagi
- Data kuantitatif yang diperoleh dari pengukuran
Jawaban: Dugaan sementara yang perlu dibuktikan melalui eksperimen
Penjelasan: Hipotesis adalah jawaban atau dugaan sementara terhadap rumusan masalah penelitian yang kebenarannya harus diuji lebih lanjut melalui eksperimen.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Stimulus: Sekelompok siswa ingin menyelidiki pengaruh intensitas cahaya matahari terhadap tinggi tanaman kacang hijau.
Dalam penelitian tersebut, yang berkedudukan sebagai variabel bebas (independen) dan variabel terikat (dependen) secara berturut-turut adalah…
- Jenis tanaman kacang hijau dan tinggi tanaman
- Intensitas cahaya matahari dan tinggi tanaman
- Tinggi tanaman dan intensitas cahaya matahari
- Jenis tanah dan lama waktu penyiraman
Jawaban: Intensitas cahaya matahari dan tinggi tanaman
Penjelasan: Variabel bebas adalah faktor yang sengaja diubah/dimanipulasi (intensitas cahaya), sedangkan variabel terikat adalah akibat yang diamati atau diukur dari percobaan tersebut (tinggi tanaman).
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Dari judul percobaan “Pengaruh Suhu Air Terhadap Waktu Pelarutan Gula”, rumusan masalah yang paling tepat adalah…
- Apakah suhu air dapat melarutkan gula?
- Bagaimana pengaruh suhu air terhadap waktu pelarutan gula?
- Mengapa gula larut dalam air yang bersuhu tinggi?
- Berapa jumlah gula yang larut dalam air bersuhu tinggi?
Jawaban: Bagaimana pengaruh suhu air terhadap waktu pelarutan gula?
Penjelasan: Rumusan masalah harus berbentuk kalimat tanya yang merangkum hubungan antara variabel bebas (suhu air) dengan variabel terikat (waktu pelarutan).
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Anton ingin membuktikan bahwa pupuk kandang lebih baik dari pupuk kompos. Ia menanam biji tomat A di pot kecil berisi tanah liat dengan pupuk kandang dan disiram 2 kali sehari. Ia menanam biji tomat B di pot besar berisi tanah pasir dengan pupuk kompos dan disiram 1 kali sehari.
Kesalahan fatal yang membuat eksperimen Anton menjadi tidak sah (tidak valid) adalah…
- Penggunaan biji tomat A dan B yang pasti memiliki sifat genetik berbeda
- Tidak ada variabel kontrol karena ukuran pot, jenis tanah, dan frekuensi penyiraman dibuat berbeda
- Anton tidak membuat rumusan masalah sebelum melakukan percobaan
- Waktu pengamatan tidak dicantumkan dalam desain percobaannya
Jawaban: Tidak ada variabel kontrol karena ukuran pot, jenis tanah, dan frekuensi penyiraman dibuat berbeda
Penjelasan: Dalam merancang eksperimen yang baik, hanya boleh ada 1 variabel bebas (jenis pupuk). Faktor lain (ukuran pot, jenis tanah, frekuensi siram) harus dibuat persis sama (sebagai variabel kontrol) agar hasil eksperimen benar-benar disebabkan oleh perbedaan pupuk.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sebuah pabrik kertas diduga mencemari sungai di dekatnya sehingga banyak ikan mati. Kamu diminta merancang percobaan sederhana untuk menguji tingkat racun air sungai tersebut terhadap daya tahan hidup ikan kecil.
Desain eksperimen (kelompok perlakuan dan kontrol) yang paling tepat adalah…
- Menggunakan 3 akuarium: satu diisi air keran, dua diisi air sungai. Semuanya diisi ikan jenis dan jumlah yang sama, lalu diamati tingkat kematiannya.
- Memasukkan ikan ke air sungai, lalu jika mati membuktikan air tersebut beracun.
- Menggunakan 2 akuarium dengan jenis air sungai yang sama, tetapi diberi makan ikan yang berbeda.
- Mencampur air sungai dengan air keran dalam 1 akuarium lalu melihat apakah ikan dapat bertahan hidup.
Jawaban: Menggunakan 3 akuarium: satu diisi air keran, dua diisi air sungai. Semuanya diisi ikan jenis dan jumlah yang sama, lalu diamati tingkat kematiannya.
Penjelasan: Eksperimen yang baik memerlukan kelompok kontrol (air keran/bersih) untuk membandingkan tingkat ketahanan hidup ikan, sehingga kematian di air sungai bisa dibuktikan karena racun, bukan karena faktor ikan itu sendiri.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Siswa menguji 3 jenis bahan pakaian (Katun, Nilon, Wol) untuk melihat mana yang menyerap keringat paling baik. Mereka meneteteskan 10 mL air ke masing-masing bahan dan mengukur waktu hingga air benar-benar terserap.
Jika tujuan siswa adalah mencari bahan terbaik untuk baju olahraga di daerah panas tropis, data apa lagi yang harus mereka pertimbangkan selain daya serap air?
- Kemampuan bahan memantulkan cahaya matahari
- Berat bahan saat dalam kondisi basah
- Sirkulasi udara pada kain dan kenyamanan (tekstur) bahan
- Harga dari masing-masing bahan kain tersebut
Jawaban: Sirkulasi udara pada kain dan kenyamanan (tekstur) bahan
Penjelasan: Baju olahraga di wilayah tropis panas tidak cukup hanya menyerap keringat, melainkan juga harus bisa mengeluarkan panas (memiliki sirkulasi udara baik / breathable) dan nyaman di kulit saat bergerak.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Besaran di bawah ini yang semuanya termasuk ke dalam besaran pokok berdasarkan Sistem Internasional (SI) adalah…
- Panjang, Massa, Waktu, Suhu
- Luas, Volume, Massa Jenis, Kecepatan
- Panjang, Massa, Kuat Arus, Gaya
- Waktu, Suhu, Energi, Intensitas Cahaya
Jawaban: Panjang, Massa, Waktu, Suhu
Penjelasan: Tujuh besaran pokok dalam SI meliputi: Panjang, Massa, Waktu, Suhu, Kuat Arus, Intensitas Cahaya, dan Jumlah Zat. Opsi lainnya mengandung besaran turunan seperti luas, volume, gaya, atau energi.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Sebuah sepeda motor bergerak dengan kecepatan 72 km/jam. Jika dikonversikan ke dalam satuan Sistem Internasional (SI), maka kecepatan motor tersebut adalah…
- 10 m/s
- 15 m/s
- 20 m/s
- 25 m/s
Jawaban: 20 m/s
Penjelasan: Satuan SI untuk kecepatan adalah meter per sekon (m/s). Konversinya: 72 km/jam = (72 * 1000 meter) / 3600 sekon = 72000 / 3600 = 20 m/s.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Stimulus: Seorang siswa mengukur diameter kelereng menggunakan jangka sorong. Angka nol pada skala nonius berada tepat setelah angka 2,4 cm dan sebelum 2,5 cm pada skala utama. Garis skala nonius yang berimpit lurus dengan skala utama adalah garis ke-6.
Berdasarkan data tersebut, diameter kelereng adalah…
- 2,40 cm
- 2,46 cm
- 2,50 cm
- 2,56 cm
Jawaban: 2,46 cm
Penjelasan: Pembacaan jangka sorong = Skala Utama + (Skala Nonius * Ketelitian). Karena 0 ada di 2,4 cm (Skala Utama = 2,4 cm). Nonius yang lurus garis ke-6 berarti 6 * 0,01 cm = 0,06 cm. Total = 2,4 + 0,06 = 2,46 cm.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Lisa ingin menimbang emas seberat 0,55 gram. Di laboratorium tersedia Neraca Ohaus (ketelitian 0,1 gram), Timbangan Digital Analitik (ketelitian 0,001 gram), dan Timbangan Pasar (ketelitian 1 gram).
Mengapa Lisa harus memilih Timbangan Digital Analitik untuk pengukuran tersebut?
- Karena timbangan digital lebih mudah digunakan daripada neraca ohaus.
- Karena massa benda yang diukur memiliki angka desimal ratusan gram (0,55 g) sehingga butuh alat dengan ketelitian lebih tinggi dari 0,1 gram.
- Karena emas merupakan benda berharga yang tidak bisa ditimbang dengan neraca ohaus biasa.
- Karena timbangan analitik tidak terpengaruh oleh gravitasi bumi saat menimbang logam mulia.
Jawaban: Karena massa benda yang diukur memiliki angka desimal ratusan gram (0,55 g) sehingga butuh alat dengan ketelitian lebih tinggi dari 0,1 gram.
Penjelasan: Untuk mengukur massa bernilai 0,55 gram (dengan digit pada seperseratusan), dibutuhkan instrumen ukur yang memiliki ketelitian yang menjangkau desimal tersebut, yakni timbangan analitik (0,001 g) karena neraca Ohaus (0,1 g) tidak akan akurat mendeteksi digit ‘5’ terakhir.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Tiga orang siswa diminta mengukur panjang sebuah balok kayu menggunakan mistar yang sama. Siswa A mendapat hasil 12,5 cm, Siswa B mendapat 12,7 cm, dan Siswa C mendapat 12,6 cm. Setelah diperiksa, ternyata saat melakukan pengamatan, posisi mata Siswa A condong ke kanan saat melihat skala ukur, dan Siswa B condong ke kiri, sedangkan Siswa C tegak lurus.
Kesalahan pengukuran yang terjadi pada percobaan di atas disebut… dan cara mencegahnya adalah…
- Kesalahan paralaks; mata harus melihat tegak lurus pada skala ukur.
- Kesalahan kalibrasi; mistar harus diganti dengan yang baru.
- Kesalahan acak; melakukan pengukuran puluhan kali agar akurat.
- Kesalahan sistematis; mengurangi hasil ukur dengan margin error tertentu.
Jawaban: Kesalahan paralaks; mata harus melihat tegak lurus pada skala ukur.
Penjelasan: Kesalahan paralaks (parallax error) terjadi ketika sudut pandang pengamat tidak tegak lurus (90 derajat) terhadap skala pengukuran, sehingga hasil yang terbaca menjadi lebih besar atau lebih kecil dari yang sebenarnya.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Dua buah balok besi, Balok P dan Balok Q, terbuat dari bahan yang sama. Balok P berukuran 2 cm x 2 cm x 2 cm. Balok Q berukuran 4 cm x 4 cm x 4 cm.
Jika ditimbang, bagaimana rasio massa jenis Balok P terhadap Balok Q?
- Massa jenis P adalah seperdelapan massa jenis Q.
- Massa jenis P setengah dari massa jenis Q.
- Massa jenis P sama dengan massa jenis Q.
- Massa jenis P delapan kali massa jenis Q.
Jawaban: Massa jenis P sama dengan massa jenis Q.
Penjelasan: Massa jenis (kerapatan) merupakan ciri khas dari suatu bahan. Karena balok P dan balok Q terbuat dari bahan besi yang sama, maka massa jenisnya tetap sama (1:1), terlepas dari perbedaan volume atau ukuran benda tersebut.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Bagian dari laporan hasil percobaan yang berisi tabel, grafik, atau penjelasan deskriptif dari apa yang terjadi selama percobaan disebut bagian…
- Tinjauan Pustaka
- Metode Percobaan
- Hasil dan Analisis Data
- Kesimpulan dan Saran
Jawaban: Hasil dan Analisis Data
Penjelasan: Data yang diukur dan diamati selama eksperimen disajikan dalam bentuk tabel/grafik dan dibahas maknanya dalam subbab Hasil dan Analisis Data dari sebuah Laporan Eksperimen.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Stimulus: Hipotesis penelitian menyatakan “Semakin banyak garam yang dilarutkan ke dalam air, maka massa jenis air tersebut akan semakin besar”. Hasil percobaan menunjukkan telur tenggelam di air murni, melayang saat diberi 2 sendok garam, dan terapung saat diberi 4 sendok garam.
Kesimpulan yang paling tepat dari percobaan tersebut adalah…
- Garam membuat telur menjadi lebih ringan sehingga bisa mengapung di air.
- Penambahan garam meningkatkan massa jenis air sehingga mampu mengangkat telur.
- Hipotesis ditolak karena telur tetap bisa masuk ke dalam air.
- Air murni memiliki massa jenis yang lebih besar dibandingkan air garam.
Jawaban: Penambahan garam meningkatkan massa jenis air sehingga mampu mengangkat telur.
Penjelasan: Hipotesis berkaitan dengan penambahan garam meningkatkan massa jenis air. Fakta bahwa telur mulai terangkat ke atas menunjukkan bahwa massa jenis air garam lebih besar daripada massa jenis telur, mendukung hipotesis tersebut.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Stimulus: Kelompok IPA kelas 7 mengamati pertumbuhan tinggi tanaman jagung selama 10 hari. Data yang mereka dapat adalah perubahan tinggi dari hari ke-1 hingga hari ke-10 secara berurutan.
Jenis grafik yang paling tepat digunakan untuk menyajikan data pertumbuhan tanaman jagung tersebut adalah…
- Diagram Lingkaran (Pie Chart)
- Grafik Garis (Line Chart)
- Diagram Batang (Bar Chart)
- Diagram Pencar (Scatter Plot)
Jawaban: Grafik Garis (Line Chart)
Penjelasan: Grafik garis paling tepat digunakan untuk menunjukkan tren atau perubahan berkesinambungan suatu data (seperti pertumbuhan tinggi tanaman) terhadap waktu (hari).
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Dalam laporan percobaan berjudul “Pengaruh Suhu terhadap Laju Reaksi Ragi”, siswa menulis kesimpulan: “Ragi bereaksi sangat cepat. Oleh karena itu ragi sangat bagus untuk membuat roti.” Guru memberikan nilai kurang pada bagian kesimpulan ini.
Apa alasan paling logis guru tersebut memberikan nilai kurang?
- Kesimpulan yang dibuat tidak menjawab rumusan masalah yang berkaitan dengan pengaruh suhu.
- Siswa tidak menyebutkan jenis roti yang dihasilkan dari ragi tersebut.
- Siswa lupa memasukkan tabel pengamatan ke dalam bagian kesimpulan.
- Seharusnya siswa menulis bahwa suhu dingin membuat reaksi ragi menjadi lambat.
Jawaban: Kesimpulan yang dibuat tidak menjawab rumusan masalah yang berkaitan dengan pengaruh suhu.
Penjelasan: Syarat kesimpulan yang baik dalam metode ilmiah adalah harus menjawab rumusan masalah. Jika judul/masalah berkaitan dengan ‘pengaruh suhu’, maka kesimpulan mutlak harus memaparkan hubungan antara suhu dan laju reaksi ragi, bukan sekadar opini kegunaannya.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sebuah grafik garis pada laporan percobaan menunjukkan hubungan antara waktu pemanasan (Sumbu X, dalam menit) dan suhu air (Sumbu Y, dalam °C). Garis grafik naik secara linier konstan dari menit ke-0 (suhu 20°C) hingga menit ke-5 (suhu 100°C), lalu garis tersebut bergerak lurus mendatar (horizontal pada sumbu 100°C) dari menit ke-5 hingga menit ke-10 meskipun api terus menyala.
Interpretasi paling logis terkait keadaan air pada menit ke-6 hingga ke-10 adalah…
- Api pemanas dimatikan sehingga suhu air tidak bisa naik lagi melebihi 100°C.
- Air telah mencapai titik didihnya, panas yang diberikan digunakan untuk mengubah wujud air menjadi uap, bukan menaikkan suhu.
- Terjadi kesalahan pengukuran termometer karena air yang dipanaskan terus pasti akan selalu naik suhunya.
- Air mengalami pendinginan secara tiba-tiba akibat perubahan tekanan udara di laboratorium.
Jawaban: Air telah mencapai titik didihnya, panas yang diberikan digunakan untuk mengubah wujud air menjadi uap, bukan menaikkan suhu.
Penjelasan: Saat air mencapai 100°C (pada tekanan atmosfer standar), air tersebut mendidih. Selama mendidih, kalor yang diserap tidak lagi digunakan untuk menaikkan suhu, melainkan sebagai kalor laten untuk mengubah wujud zat cair menjadi gas (uap air).
Semoga bermanfaat.(kangjo)
