KANGJO.INFO, Banjarbaru. Setelah menikmati keindahan matahari terbit (sunrise) di Puncak Tahura Banjarbaru pada Sabtu pagi, 11 Juli 2026, rombongan guru SDN Kandris Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, melanjutkan agenda kebersamaan dengan berkunjung ke Amanah Borneo Park Banjarbaru. Kegiatan wisata ini menjadi momen penyegaran (refreshing) sekaligus mempererat kebersamaan antarguru beserta keluarga sebelum kembali menjalankan tugas sebagai pendidik.
Sebanyak 21 orang yang terdiri atas guru dan anggota keluarga mengikuti perjalanan wisata tersebut. Rombongan dipimpin langsung oleh Sunardi, S.Pd., selaku Kepala SDN Kandris. Setelah menempuh perjalanan sejak dini hari untuk menyaksikan panorama sunrise di Tahura, suasana santai di Amanah Borneo Park menjadi pelengkap liburan singkat yang penuh kebahagiaan.
Sesampainya di lokasi, rombongan langsung menikmati berbagai wahana hiburan yang tersedia. Salah satu tempat yang ramai dikunjungi adalah terapi ikan, di mana peserta merasakan sensasi unik ketika ikan-ikan kecil membersihkan kulit kaki. Gelak tawa pun terdengar ketika beberapa peserta merasa geli dengan sentuhan ikan-ikan tersebut.
Keceriaan semakin bertambah saat rombongan mencoba Rumah Hantu yang menghadirkan pengalaman menegangkan sekaligus menghibur. Tidak sedikit peserta yang dibuat terkejut, namun akhirnya tertawa bersama setelah keluar dari wahana tersebut.
Wahana Rumah Terbalik juga menjadi favorit untuk berfoto. Berbagai sudut ruangan yang didesain seolah-olah terbalik menciptakan hasil foto yang unik dan menarik sebagai kenang-kenangan perjalanan wisata keluarga besar SDN Kandris.
Selain itu, anak-anak maupun orang dewasa tampak antusias saat memberi makan kura-kura. Aktivitas sederhana tersebut memberikan pengalaman edukatif tentang pentingnya menjaga dan menyayangi satwa.
Keseruan berlanjut dengan menaiki kereta api mini yang membawa pengunjung berkeliling area taman. Tak kalah menarik, beberapa peserta juga mencoba menaiki robot hewan berbentuk dinosaurus dan berbagai satwa purba lainnya yang dapat bergerak layaknya hewan sungguhan. Wahana ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak yang tampak sangat menikmati setiap momen.
Pengalaman yang paling berkesan bagi seluruh rombongan adalah saat menaiki Kereta Tayo yang mengelilingi seluruh kawasan wisata Amanah Borneo Park. Selama perjalanan, para peserta disuguhi pemandangan kebun buah yang tertata rapi dengan berbagai tanaman khas Kalimantan dan Nusantara, seperti rambutan, durian, cempedak, buah naga, kelengkeng, serta aneka tanaman buah lainnya. Udara yang sejuk dipadukan dengan hijaunya pepohonan menjadikan perjalanan singkat tersebut terasa sangat menyenangkan dan menenangkan pikiran.
Tidak hanya menjadi sarana rekreasi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar guru beserta keluarga. Suasana penuh canda, tawa, dan kebersamaan terlihat sepanjang perjalanan, mencerminkan kekompakan keluarga besar SDN Kandris di luar lingkungan sekolah.
Kepala SDN Kandris, Sunardi, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan wisata ini merupakan bentuk penyegaran setelah menjalani berbagai aktivitas pendidikan sekaligus menjadi momentum membangun semangat baru menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar.
“Dengan kebersamaan seperti ini, kami berharap seluruh guru memperoleh energi positif, pikiran yang lebih segar, dan semangat baru untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan wisata yang sederhana namun penuh makna ini, keluarga besar SDN Kandris membuktikan bahwa kebersamaan di luar sekolah mampu memperkuat kekompakan, meningkatkan motivasi kerja, serta menciptakan suasana yang harmonis di lingkungan pendidikan. Dengan semangat yang telah diperbarui, seluruh guru siap kembali mengabdi, mendidik, dan menginspirasi generasi penerus bangsa pada hari-hari pembelajaran berikutnya.(kangjo)
