KANGJO.INFO, Tamiang Layang, Barito Timur. Kumpulan Soal Ulangan Harian Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat ini disusun sebagai salah satu sarana pendukung dalam proses pembelajaran, khususnya dalam membantu peserta didik memahami materi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia secara lebih mendalam. Soal-soal yang disajikan dirancang berdasarkan kurikulum yang berlaku, dengan memperhatikan kompetensi dasar serta indikator pencapaian yang harus dikuasai oleh siswa Kelas 9. Selain itu, soal-soal ini diharapkan dapat melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah peserta didik.
Kumpulan soal ini juga dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai bahan evaluasi pembelajaran, serta oleh orang tua sebagai sarana pendampingan belajar anak di rumah. Dengan latihan yang rutin, diharapkan siswa dapat lebih siap dalam menghadapi ulangan harian maupun penilaian lainnya.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan buku ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan guna perbaikan di masa yang akan datang.
Akhir kata, semoga kumpulan soal ini bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Bank Soal
Jenjang: SMP | Kelas: Kelas 9 | Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Topik: Bab III Komunikasi Ujung Jari
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Istilah ‘Komunikasi Ujung Jari’ sering digunakan pada era digital saat ini. Makna dari istilah tersebut adalah…
- Komunikasi yang hanya menggunakan bahasa isyarat tangan.
- Komunikasi yang dilakukan secara tatap muka dengan menyentuh jari.
- Komunikasi yang dilakukan melalui ketikan di perangkat digital atau media sosial.
- Komunikasi tradisional menggunakan surat menyurat tulisan tangan.
Jawaban: Komunikasi yang dilakukan melalui ketikan di perangkat digital atau media sosial.
Penjelasan: Komunikasi ujung jari adalah kiasan untuk aktivitas berkomunikasi menggunakan perangkat digital (seperti ponsel pintar atau komputer) di mana interaksi didominasi oleh ketikan jari.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Media manakah di bawah ini yang paling tepat digunakan untuk mengirimkan surat resmi sekolah kepada instansi lain dalam konteks komunikasi digital?
- Aplikasi Pesan Singkat (WhatsApp)
- Surat Elektronik (Email)
- Media Sosial Pribadi (Instagram)
- Kolom Komentar Blog
Jawaban: Surat Elektronik (Email)
Penjelasan: Email atau surat elektronik adalah platform standar dan profesional untuk mengirimkan dokumen atau pesan resmi antar instansi.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Dalam penulisan email kepada guru untuk mengumpulkan tugas, bagian ‘Subjek Email’ sebaiknya diisi dengan…
- Sapaan hangat dan menanyakan kabar guru
- Kosong saja karena isi sudah ada di bagian pesan
- Nama, Kelas, dan Judul Tugas
- Seluruh penjelasan mengapa tugas tersebut terlambat
Jawaban: Nama, Kelas, dan Judul Tugas
Penjelasan: Subjek email harus ringkas dan jelas mewakili isi email agar penerima (guru) mudah mengidentifikasi pengirim dan tujuan email tersebut.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan contoh penerapan ‘Netiket’ (Etika Internet) yang baik?
- Menulis komentar dengan huruf kapital semua agar terlihat tegas.
- Menyebarkan berita secepat mungkin tanpa mengecek kebenarannya.
- Meminta izin sebelum membagikan foto teman di media sosial.
- Menggunakan akun palsu untuk mengkritik karya orang lain.
Jawaban: Meminta izin sebelum membagikan foto teman di media sosial.
Penjelasan: Menghargai privasi orang lain dengan meminta izin sebelum mengunggah foto mereka adalah bentuk netiket yang baik.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Fitur ‘CC’ (Carbon Copy) pada surat elektronik digunakan untuk…
- Menyembunyikan alamat email penerima dari orang lain.
- Mengirimkan tembusan email kepada pihak lain yang perlu mengetahui isi pesan tersebut.
- Menyisipkan lampiran berupa gambar atau dokumen.
- Menghapus pesan secara otomatis setelah dibaca.
Jawaban: Mengirimkan tembusan email kepada pihak lain yang perlu mengetahui isi pesan tersebut.
Penjelasan: CC digunakan untuk mengirim salinan email kepada orang lain yang bukan penerima utama namun perlu mengetahui informasi tersebut.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Budi menerima pesan berantai di grup WhatsApp keluarga yang berbunyi: ‘SELAMAT! Anda terpilih mendapatkan kuota internet gratis 100GB dari pemerintah. Klik link berikut http://kuotagratis-pemerintah-xyz.info dan teruskan pesan ini ke 10 grup Anda untuk klaim!’.
Berdasarkan stimulus tersebut, evaluasilah kredibilitas pesan yang diterima Budi. Tindakan apa yang paling mencerminkan kemampuan literasi digital tingkat tinggi?
- Mengeklik tautan tersebut untuk memastikan apakah kuota internet benar-benar masuk atau tidak.
- Meneruskan pesan ke 10 grup lain sesuai instruksi agar syarat mendapatkan kuota terpenuhi.
- Menghiraukan pesan tersebut dan memperingatkan keluarga bahwa itu adalah penipuan (phishing) karena link tidak resmi.
- Menyimpan tautan tersebut dan membukanya nanti saat paket internet sudah benar-benar habis.
Jawaban: Menghiraukan pesan tersebut dan memperingatkan keluarga bahwa itu adalah penipuan (phishing) karena link tidak resmi.
Penjelasan: Pesan yang menjanjikan hadiah dengan tautan mencurigakan dan dikirim berantai adalah ciri khas penipuan digital (phishing). Mengevaluasi tautan dan tidak menyebarkannya adalah tindakan HOTS.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Di sebuah grup obrolan kelas, siswa A membuat stiker WhatsApp dari foto siswa B yang sedang tertidur dengan mulut terbuka, lalu menambahkan teks ejekan. Siswa B merasa tersinggung dan marah di grup tersebut.
Sebagai ketua kelas, langkah paling solutif dan sesuai etika digital yang harus kamu ambil adalah…
- Ikut menertawakan stiker tersebut agar B merasa bahwa itu hanya sekadar lelucon biasa.
- Menegur A secara kasar di dalam grup agar ia merasa malu dan tidak mengulanginya lagi.
- Mengeluarkan A dari grup kelas tanpa peringatan apa pun sebagai bentuk hukuman tegas.
- Menegur A secara pribadi (Private Message) agar menghapus stiker tersebut dan mengingatkan anggota grup untuk menjaga suasana belajar.
Jawaban: Menegur A secara pribadi (Private Message) agar menghapus stiker tersebut dan mengingatkan anggota grup untuk menjaga suasana belajar.
Penjelasan: Ini adalah Situational Judgement Test (SJT). Menegur secara publik bisa mempermalukan dan memperparah konflik. Menegur secara pribadi (japri) adalah solusi yang menjaga etika dan meredakan ketegangan.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Penggunaan huruf kapital secara keseluruhan (ALL CAPS) dalam komunikasi digital informal sering diinterpretasikan sebagai…
- Penekanan bahwa pesan tersebut sangat penting dan resmi.
- Ekspresi marah atau berteriak.
- Bentuk penghormatan kepada lawan bicara.
- Gaya bahasa gaul yang sedang tren di kalangan remaja.
Jawaban: Ekspresi marah atau berteriak.
Penjelasan: Dalam netiket, menulis dengan huruf kapital semua dianggap seperti berteriak atau menunjukkan kemarahan, sehingga sebaiknya dihindari.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Rina mengirim pesan kepada gurunya pada pukul 23.00 WIB: ‘Pak/Bu, tugas saya sudah dinilai belum? Kok di sistem masih kosong? Tolong segera dicek ya.’
Berdasarkan prinsip komunikasi digital yang efektif dan sopan, apa kesalahan utama dalam pesan Rina?
- Rina menggunakan tanda baca tanya yang terlalu sedikit sehingga pesannya kurang jelas.
- Rina tidak melampirkan bukti bahwa tugasnya sudah dikerjakan dengan benar.
- Rina tidak memperhatikan waktu pengiriman pesan, tidak menggunakan salam pembuka yang sopan, dan langsung menuntut jawaban.
- Rina menggunakan kata ‘Pak/Bu’ yang seharusnya diganti dengan sebutan gelar akademik secara lengkap.
Jawaban: Rina tidak memperhatikan waktu pengiriman pesan, tidak menggunakan salam pembuka yang sopan, dan langsung menuntut jawaban.
Penjelasan: Menghubungi guru di luar jam kerja (pukul 23.00), menggunakan sapaan tidak formal (‘Pak/Bu’), dan tidak sabar menunggu balasan adalah pelanggaran etika komunikasi digital terhadap guru.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Andi membaca sebuah artikel di media daring dengan judul sensasional: ‘Mengejutkan! Sekolah Akan Diliburkan Selama Setahun Penuh Akibat Fenomena Ini!’. Namun, setelah dibaca, isi berita tersebut hanya menceritakan kebijakan sebuah sekolah di luar negeri.
Bagaimana seharusnya Andi menilai judul berita tersebut berdasarkan literasi digital kritis?
- Andi harus percaya karena judul berita biasanya mewakili keseluruhan isi kejadian secara akurat.
- Andi harus menyadari bahwa itu adalah clickbait dan membaca isi artikel secara utuh sebelum menarik kesimpulan.
- Andi dapat langsung membagikan artikel tersebut ke media sosialnya dengan menambahkan opini pribadi.
- Andi sebaiknya mengabaikan semua berita daring karena semuanya berisi kebohongan.
Jawaban: Andi harus menyadari bahwa itu adalah clickbait dan membaca isi artikel secara utuh sebelum menarik kesimpulan.
Penjelasan: Judul sensasional sering kali merupakan clickbait. Kemampuan mengevaluasi informasi dengan tidak hanya membaca judul, melainkan menelaah isi, adalah indikator HOTS dalam literasi digital.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Manakah dari ciri-ciri berikut yang paling kuat menunjukkan bahwa sebuah informasi di media sosial adalah hoaks?
- Ditulis dengan bahasa jurnalistik yang rapi dan menyertakan kutipan dari pakar.
- Meminta informasi tersebut diviralkan secara mendesak tanpa menyertakan sumber yang jelas atau dapat diverifikasi.
- Diterbitkan oleh situs web resmi lembaga pemerintah berdomain .go.id.
- Membahas topik yang sedang tren namun menyertakan data statistik dari badan pusat statistik.
Jawaban: Meminta informasi tersebut diviralkan secara mendesak tanpa menyertakan sumber yang jelas atau dapat diverifikasi.
Penjelasan: Ciri khas hoaks adalah memanipulasi emosi pembaca dengan urgensi (harus diviralkan) tanpa sumber informasi yang kredibel.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Dampak jangka panjang dari ‘Jejak Digital’ (Digital Footprint) yang negatif, seperti ujaran kebencian di masa lalu, adalah…
- Tidak ada dampak karena data di internet akan terhapus otomatis setelah satu tahun.
- Hanya berdampak jika akun media sosial tersebut belum digembok (private).
- Dapat merugikan reputasi seseorang di masa depan, seperti kesulitan mendapatkan pekerjaan atau beasiswa.
- Meningkatkan popularitas seseorang karena algoritma media sosial menyukai kontroversi.
Jawaban: Dapat merugikan reputasi seseorang di masa depan, seperti kesulitan mendapatkan pekerjaan atau beasiswa.
Penjelasan: Jejak digital sulit dihapus secara permanen. Menganalisis dampaknya terhadap masa depan (karir/pendidikan) membutuhkan pemikiran evaluatif tingkat tinggi.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Sebuah akun media sosial tak dikenal membagikan informasi bahwa mengonsumsi susu sapi setiap pagi dapat menyembuhkan penyakit mata minus secara total dalam satu minggu.
Sebagai pembaca yang kritis, langkah pertama yang harus dilakukan setelah membaca berita tersebut adalah…
- Segera membeli susu sapi dalam jumlah besar untuk persediaan keluarga.
- Mencari sumber berita lain yang terpercaya untuk membandingkan informasi tersebut (cross-check).
- Mengomentari unggahan tersebut dengan rasa terima kasih karena telah diberikan informasi penting.
- Melaporkan akun tersebut ke polisi tanpa perlu melakukan pengecekan kebenaran.
Jawaban: Mencari sumber berita lain yang terpercaya untuk membandingkan informasi tersebut (cross-check).
Penjelasan: Verifikasi atau cross-checking informasi lintas sumber adalah keterampilan pemecahan masalah krusial dalam menghadapi misinformasi digital.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Perbedaan utama antara komunikasi sinkron dan asinkron dalam konteks digital adalah…
- Komunikasi sinkron menggunakan teks, sedangkan asinkron menggunakan suara atau video.
- Komunikasi sinkron terjadi secara waktu nyata (real-time), sedangkan asinkron memiliki jeda waktu antara pengiriman dan balasan.
- Komunikasi sinkron hanya bisa dilakukan antara dua orang, sedangkan asinkron untuk grup besar.
- Komunikasi sinkron selalu bersifat formal, sedangkan asinkron bersifat santai atau kasual.
Jawaban: Komunikasi sinkron terjadi secara waktu nyata (real-time), sedangkan asinkron memiliki jeda waktu antara pengiriman dan balasan.
Penjelasan: Komunikasi sinkron (seperti video call/chat langsung) terjadi seketika, sedangkan asinkron (seperti email/forum) memiliki jeda.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Siska ingin meminta izin tidak masuk sekolah karena sakit. Ia mengirim email ke wali kelasnya dengan subjek kosong, dan isi pesan: ‘Pagi bu, siska kls 9A hr ini gk msk krn dmam. Tq’.
Berdasarkan skenario ini, mengapa email Siska berpotensi tidak direspons dengan baik oleh wali kelas?
- Siska lupa menyertakan emotikon sedih agar guru lebih berempati pada kondisinya.
- Siska menggunakan email pribadi, seharusnya ia menggunakan email orang tua untuk izin sakit.
- Siska tidak menyertakan foto dirinya yang sedang sakit sebagai bukti pendukung di dalam email.
- Format dan gaya bahasa email tersebut menyerupai pesan singkat informal, tidak sesuai dengan etika penulisan email resmi.
Jawaban: Format dan gaya bahasa email tersebut menyerupai pesan singkat informal, tidak sesuai dengan etika penulisan email resmi.
Penjelasan: Mengevaluasi bentuk teks. Email seharusnya memiliki struktur formal (salam pembuka, isi yang jelas, kalimat baku, salam penutup). Siska menulisnya seperti pesan teks biasa (chat).
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Tindakan yang menunjukkan pemahaman literasi digital tingkat tinggi dalam menjaga keamanan akun media sosial adalah…
- Menggunakan tanggal lahir sebagai kata sandi agar mudah diingat kapan saja.
- Memberikan kata sandi hanya kepada sahabat terdekat sebagai bentuk kepercayaan.
- Mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) dan menggunakan kata sandi yang unik serta kompleks.
- Masuk ke akun media sosial menggunakan perangkat umum (seperti di warnet) tanpa keluar (log out).
Jawaban: Mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) dan menggunakan kata sandi yang unik serta kompleks.
Penjelasan: Menciptakan pertahanan akun yang kuat melibatkan strategi ganda (password kompleks dan 2FA), yang merupakan sintesis dari pemahaman keamanan siber dasar.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Fungsi utama penggunaan emoji atau emotikon dalam komunikasi teks digital informal adalah…
- Menggantikan keseluruhan kalimat agar pesan lebih pendek dan hemat kuota.
- Menjadikan pesan terlihat lebih formal dan profesional di mata penerima.
- Untuk menyampaikan nada emosi atau nuansa pesan yang sulit diekspresikan hanya dengan teks.
- Menyembunyikan makna asli dari pesan agar tidak mudah dipahami oleh orang ketiga.
Jawaban: Untuk menyampaikan nada emosi atau nuansa pesan yang sulit diekspresikan hanya dengan teks.
Penjelasan: Teks digital kehilangan intonasi suara dan bahasa tubuh, sehingga emoji berfungsi untuk memperjelas konteks emosional (misal: bercanda, sedih, atau senang).
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Mengapa tindakan ‘oversharing’ (berbagi informasi terlalu banyak) di media sosial dikategorikan sebagai perilaku berisiko?
- Karena dapat menghabiskan ruang penyimpanan server platform media sosial secara cepat.
- Karena informasi pribadi dapat disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk kejahatan seperti penipuan identitas (identity theft).
- Karena algoritma media sosial akan secara otomatis memblokir akun yang terlalu sering memposting.
- Karena teman-teman di media sosial akan merasa bosan dan perlahan mulai berhenti mengikuti (unfollow).
Jawaban: Karena informasi pribadi dapat disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk kejahatan seperti penipuan identitas (identity theft).
Penjelasan: Mengevaluasi risiko keamanan dari perilaku digital. Oversharing membuka celah keamanan bagi pelaku kejahatan siber yang mengumpulkan data pribadi.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Dini membuat status di Facebook yang mengkritik keras sebuah acara sekolah berdasarkan informasi yang ia dengar dari teman sekelasnya. Setelah statusnya viral, kepala sekolah mengklarifikasi bahwa informasi tersebut sama sekali tidak benar (hoaks).
Apa bentuk respons atau perbaikan yang dapat Dini lakukan sebagai wujud tanggung jawab digital?
- Mengabaikan komentar tersebut dan membiarkan statusnya tenggelam oleh postingan orang lain.
- Berdebat dengan warganet di kolom komentar untuk mempertahankan harga diri meskipun salah.
- Menghapus status tersebut secara diam-diam seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa.
- Menghapus status tersebut, lalu membuat unggahan baru yang meluruskan misinformasi disertai permohonan maaf.
Jawaban: Menghapus status tersebut, lalu membuat unggahan baru yang meluruskan misinformasi disertai permohonan maaf.
Penjelasan: Kemampuan memecahkan masalah kompleks akibat kesalahan sendiri. Tanggung jawab digital menuntut klarifikasi dan permintaan maaf publik jika telah menyebarkan misinformasi.
- [Pilihan Ganda] (LOTS)
Istilah ‘Cyberbullying’ merujuk pada perilaku…
- Mengkritik kebijakan pemerintah secara konstruktif melalui kolom opini di portal berita.
- Penggunaan teknologi digital untuk secara sengaja dan berulang kali melecehkan, merendahkan, atau mengancam orang lain.
- Membagikan pencapaian pribadi secara berlebihan hingga membuat iri pengguna lain.
- Berkompetisi secara sehat dalam permainan daring (game online) bersama teman.
Jawaban: Penggunaan teknologi digital untuk secara sengaja dan berulang kali melecehkan, merendahkan, atau mengancam orang lain.
Penjelasan: Cyberbullying adalah perundungan dunia maya yang menggunakan platform digital untuk menyakiti orang lain.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Toni menerima SMS dari nomor tidak dikenal: ‘Peringatan! Akun Instagram Anda telah diakses dari perangkat lain. Segera verifikasi identitas Anda dengan mengklik link ini dalam waktu 10 menit, atau akun Anda akan dihapus permanen’.
Apa analisis paling logis terhadap tujuan si penulis pesan dalam skenario tersebut?
- Penulis benar-benar berniat menyelamatkan akun Toni dari peretas dari negara lain.
- Penulis ingin mengeksploitasi rasa panik Toni (urgensi) agar ia segera mengklik tautan tanpa berpikir rasional terlebih dahulu.
- Penulis sedang melakukan survei layanan pelanggan dari pihak aplikasi Instagram.
- Penulis salah mengirimkan pesan yang seharusnya ditujukan kepada tim internal perusahaan.
Jawaban: Penulis ingin mengeksploitasi rasa panik Toni (urgensi) agar ia segera mengklik tautan tanpa berpikir rasional terlebih dahulu.
Penjelasan: Menganalisis motif psikologis di balik pesan phishing. Pembuat penipuan menciptakan kepanikan agar korban tidak mengecek kebenaran informasi.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Stimulus: Kamu membaca dua portal berita daring yang melaporkan suatu kejadian demonstrasi. Portal A memberitakan bahwa demonstrasi berlangsung sangat ricuh dan merusak. Portal B memberitakan bahwa demonstrasi berlangsung damai dan tertib.
Berdasarkan prinsip objektivitas literasi digital, bagaimana kamu mengevaluasi perbedaan berita tersebut?
- Memilih untuk percaya pada Portal A karena situsnya terlihat lebih modern dan memiliki banyak iklan.
- Menganalisis bahwa setiap media massa mungkin memiliki bias atau sudut pandang yang berbeda, dan kebenaran biasanya berada di antara keduanya dengan membandingkan sumber independen.
- Menyimpulkan bahwa kedua berita tersebut adalah hoaks karena informasi di internet tidak ada yang bisa dipercaya secara penuh.
- Memihak pada berita yang paling sesuai dengan opini pribadi kamu tanpa mempedulikan fakta di lapangan.
Jawaban: Menganalisis bahwa setiap media massa mungkin memiliki bias atau sudut pandang yang berbeda, dan kebenaran biasanya berada di antara keduanya dengan membandingkan sumber independen.
Penjelasan: Sintesis informasi dari sumber yang bertentangan. Menyadari adanya bias media dan kebutuhan untuk memverifikasi melalui sumber netral adalah pemikiran kritis tingkat tinggi.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Dalam penulisan artikel di blog pribadi, penggunaan ‘Hyperlink’ atau tautan referensi bertujuan untuk…
- Membuat tampilan teks menjadi berwarna biru agar terlihat lebih artistik.
- Meningkatkan kecepatan muat (loading) halaman web bagi pembaca.
- Menunjukkan sumber informasi atau bacaan lanjutan sehingga meningkatkan kredibilitas tulisan.
- Menyembunyikan kata-kata yang tidak pantas dari sistem penyaringan otomatis.
Jawaban: Menunjukkan sumber informasi atau bacaan lanjutan sehingga meningkatkan kredibilitas tulisan.
Penjelasan: Hyperlink memberikan referensi langsung ke sumber data, yang membuktikan bahwa penulis tidak mengarang informasi, sehingga memperkuat argumen.
- [Pilihan Ganda] (HOTS)
Fenomena ‘Echo Chamber’ (Ruang Gema) di media sosial sering kali membuat penggunanya menjadi kurang toleran terhadap pendapat yang berbeda. Fenomena ini disebabkan oleh…
- Kecepatan internet yang sangat tinggi memungkinkan pengguna berdebat tanpa batas waktu.
- Banyaknya akun palsu (bot) yang secara otomatis menghapus komentar-komentar netral.
- Kurangnya fitur pelaporan (report) pada platform media sosial yang digunakan saat ini.
- Algoritma media sosial yang hanya menampilkan konten yang sejalan dengan kesukaan, kepercayaan, atau riwayat interaksi pengguna tersebut.
Jawaban: Algoritma media sosial yang hanya menampilkan konten yang sejalan dengan kesukaan, kepercayaan, atau riwayat interaksi pengguna tersebut.
Penjelasan: Mengevaluasi dampak teknologi algoritma. Echo chamber tercipta karena algoritma memfilter informasi, membuat pengguna terus-menerus disuapi opini yang membenarkan keyakinan lamanya tanpa melihat perspektif lawan.
- [Pilihan Ganda] (MOTS)
Jika seseorang secara tidak sengaja mengunduh file lampiran (attachment) berekstensi .exe dari email yang tidak dikenal, risiko terbesar yang dihadapi adalah…
- Kuota internet akan langsung habis tersedot oleh server pengirim email.
- Aplikasi email akan tertutup secara otomatis dan tidak bisa dibuka lagi.
- Perangkat dapat terinfeksi malware atau virus komputer yang mencuri data pribadi.
- Nama pengirim email akan tersimpan otomatis ke dalam daftar kontak perangkat.
Jawaban: Perangkat dapat terinfeksi malware atau virus komputer yang mencuri data pribadi.
Penjelasan: File .exe (executable) dari sumber tidak dikenal sering kali berupa malware, trojan, atau ransomware yang bisa merusak sistem atau mencuri data.
- [Uraian / Esai] (HOTS)
Stimulus: Seorang siswa bernama Raka mengirimkan pesan WhatsApp kepada gurunya, Pak Budi, dengan kalimat berikut: ‘Pak, tgas b.indo bab 3 kumpul kpn? thx’.
Tulislah ulang pesan singkat tersebut menjadi sebuah pesan yang sopan, formal, dan sesuai dengan etika komunikasi digital (netiket) antara siswa dan guru!
Jawaban: Contoh jawaban yang benar: ‘Selamat pagi, Bapak Budi. Mohon maaf mengganggu waktu Bapak. Saya Raka dari kelas 9B. Saya ingin bertanya mengenai tugas Bahasa Indonesia Bab III, batas waktu pengumpulannya hari apa dan jam berapa ya, Pak? Terima kasih atas kesempatannya.’ (Poin penting: Ada salam pembuka, perkenalan diri, penyampaian maksud yang jelas dan sopan, serta salam penutup/terima kasih).
Penjelasan: Siswa diminta untuk mengevaluasi teks yang buruk dan MENCIPTAKAN (Creating) teks baru yang mengaplikasikan aturan netiket (salam, perkenalan, bahasa baku, kesopanan).
- [Uraian / Esai] (HOTS)
Stimulus: Kamu membaca sebuah unggahan viral di media sosial yang mengklaim bahwa sebuah meteor raksasa akan menabrak bumi bulan depan dan pemerintah sedang merahasiakannya. Unggahan tersebut melampirkan sebuah foto yang tampak seperti ledakan di luar angkasa.
Jelaskan 3 (tiga) langkah taktis yang harus kamu lakukan untuk memverifikasi (memeriksa kebenaran) informasi tersebut sebelum memutuskan untuk mempercayai atau membagikannya!
Jawaban: Tiga langkah verifikasi: 1. Cek Sumber/Penulis: Memeriksa apakah penulis atau portal berita tersebut kredibel, jelas identitasnya, dan terdaftar secara resmi. 2. Bandingkan dengan Media Lain (Cross-check): Mencari judul berita atau topik yang sama di mesin pencari (seperti Google) untuk melihat apakah media arus utama/resmi juga memberitakan hal yang sama. 3. Periksa Foto/Gambar pendukung: Melakukan ‘Reverse Image Search’ (pencarian gambar terbalik) di Google untuk memastikan bahwa gambar yang digunakan bukan foto lama atau foto dari kejadian lain yang dimanipulasi konteksnya.
Penjelasan: Siswa mengevaluasi prosedur literasi digital untuk memecahkan masalah misinformasi, menuntut pemahaman prosedural dan analitis tingkat tinggi.
- [Uraian / Esai] (HOTS)
Stimulus: Teman sekelasmu bercerita sambil menangis bahwa ia menjadi korban ‘cyberbullying’ (perundungan siber). Fotonya dijadikan bahan ejekan oleh akun-akun tidak dikenal di kolom komentar Instagram miliknya.
Sebagai warga digital yang baik, rancanglah sebuah skenario pemecahan masalah (langkah-langkah konkret) untuk membantu temanmu menghadapi situasi cyberbullying tersebut agar kondisinya tidak semakin memburuk!
Jawaban: Langkah pemecahan masalah: 1. Dukungan Emosional: Menenangkan teman tersebut secara pribadi (offline atau private chat) agar ia merasa tidak sendirian. 2. Kumpulkan Bukti (Dokumentasi): Menginstruksikan teman untuk mengambil tangkapan layar (screenshot) dari semua komentar jahat tersebut sebagai barang bukti, jangan langsung dihapus. 3. Blokir dan Laporkan (Block & Report): Mendorong teman untuk memblokir akun-akun yang merundung dan melaporkannya ke pihak platform media sosial. 4. Lapor ke Pihak Berwenang: Jika perundungan berasal dari teman satu sekolah, bantu ia melaporkan bukti tersebut ke Guru BK atau Kepala Sekolah untuk tindakan disipliner.
Penjelasan: Soal ini meminta siswa merancang solusi komprehensif (Creating & Problem Solving) terhadap kasus dilematis (SJT) yang relevan dengan kehidupan remaja masa kini.
- [Uraian / Esai] (HOTS)
Analisislah 2 (dua) alasan utama mengapa ‘Komunikasi Ujung Jari’ (komunikasi digital berbasis teks) lebih rentan menimbulkan kesalahpahaman dibandingkan dengan komunikasi tatap muka secara langsung!
Jawaban: Dua alasan utama: 1. Hilangnya Isyarat Non-Verbal: Komunikasi teks tidak memiliki intonasi suara, mimik wajah, dan bahasa tubuh (body language). Sebuah kalimat yang bermaksud bercanda bisa dianggap serius atau sarkasme karena pembaca tidak bisa melihat ekspresi pengirim. 2. Interpretasi Asinkron/Konteks Berbeda: Pembaca membaca teks berdasarkan suasana hatinya saat itu (mood) dan pemahamannya sendiri. Jeda waktu balas-membalas juga bisa membuat pesan terputus dari konteks awalnya.
Penjelasan: Menganalisis perbedaan karakteristik media komunikasi menuntut siswa untuk membandingkan (Evaluating/Analyzing) sisi psikologis dari teknologi teks vs interaksi fisik.
- [Uraian / Esai] (HOTS)
Stimulus: Sekolahmu sedang mengadakan bulan ‘Literasi Digital’. Kamu ditunjuk sebagai perwakilan kelas untuk membuat pesan siaran (broadcast) yang mengedukasi teman-teman sebaya tentang bahaya menyebarkan berita bohong (hoaks).
Buatlah rancangan kampanye sederhana (terdiri dari ‘Headline/Slogan Utama’, ‘Isi Pesan Singkat’, dan ‘Saran Tindakan/Call to Action’) untuk disebarkan di grup kelas mengenai pentingnya ‘Saring Sebelum Sharing’!
Jawaban: Contoh rancangan: [Headline] STOP HOAKS! Jari Pintar, Netizen Benar! [Isi Pesan Singkat] Teman-teman, penyebaran berita palsu sangat berbahaya dan bisa merugikan banyak pihak. Jangan biarkan jarimu lebih cepat dari logikamu. Selalu luangkan waktu 1 menit untuk membaca isi berita dan memverifikasi sumbernya sebelum membagikannya. [Saran Tindakan / Call to Action] Mari kita mulai dari diri kita sendiri! Ketik ‘Setuju’ di bawah ini jika kamu berkomitmen untuk selalu ‘Saring Sebelum Sharing’. Laporkan jika melihat ada hoaks di grup kita!
Penjelasan: Siswa diminta untuk ‘Menciptakan’ (Creating) sebuah teks persuasif fungsional dalam konteks literasi digital, mensintesis pemahaman teoretis menjadi produk karya nyata.
Semoga bermanfaat. (kangjo)
LINK DOWNLOAD:
- Soal_Bahasa Indonesia_Kelas 9 Bab III Komunikasi Ujung Jari, SILAHKAN KLIK DISINI!
Asesmen Sumatif dan Jawaban Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas 9 BAB I Demi Keluarga
Asesmen Sumatif dan Jawaban Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas 9 BAB II Buku-Buku Berbicara
