Latihan Soal TKA dan Jawaban Bahasa Indonesia Bab III SMP/MTs 2026
Subject: Bahasa Indonesia | Topic: Komunikasi Ujung Jari
Soal No. 1 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Komunikasi Ujung Jari. Di era digital saat ini, sebuah benda pipih persegi panjang bernama gawai telah menjadi perpanjangan tangan manusia. Permukaannya yang halus dari kaca antigores memancarkan cahaya biru yang menghidupkan jutaan piksel warna. Di sana, komunikasi tidak lagi mengandalkan pita suara, melainkan kelincahan jempol dan telunjuk yang menari di atas papan ketik virtual. Suasana riuh pasar kini berpindah ke dalam kolom komentar yang sunyi namun penuh dengan pertukaran ide, emoji yang mewakili perasaan, serta tautan informasi yang tersebar dalam hitungan detik. Kecepatan transmisi data membuat jarak ribuan kilometer terasa hanya sebatas ketukan layar. Meski begitu, interaksi ini sering kali menciptakan paradoks: mendekatkan yang jauh, namun merenggangkan yang ada di depan mata karena perhatian yang terhisap ke dalam pusaran informasi digital yang tak berujung.
Pertanyaan: Berdasarkan teks tersebut, manakah pernyataan yang menggambarkan ciri komunikasi digital?
- Mengandalkan kelincahan jari tangan pada layar sentuh.
- Menggunakan pita suara untuk menyampaikan pesan lisan.
- Mengirimkan data dan informasi dalam hitungan detik.
- Mengatasi batasan jarak fisik antara sesama pengguna.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, C, D
Teks menyebutkan bahwa komunikasi tidak lagi mengandalkan pita suara (opsi B salah). Ciri yang disebutkan meliputi penggunaan kelincahan jempol dan telunjuk (A), penyebaran informasi dalam hitungan detik (C), dan jarak ribuan kilometer yang terasa dekat (D).
Soal No. 2 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Komunikasi Ujung Jari. Di era digital saat ini, sebuah benda pipih persegi panjang bernama gawai telah menjadi perpanjangan tangan manusia. Permukaannya yang halus dari kaca antigores memancarkan cahaya biru yang menghidupkan jutaan piksel warna. Di sana, komunikasi tidak lagi mengandalkan pita suara, melainkan kelincahan jempol dan telunjuk yang menari di atas papan ketik virtual. Suasana riuh pasar kini berpindah ke dalam kolom komentar yang sunyi namun penuh dengan pertukaran ide, emoji yang mewakili perasaan, serta tautan informasi yang tersebar dalam hitungan detik. Kecepatan transmisi data membuat jarak ribuan kilometer terasa hanya sebatas ketukan layar. Meski begitu, interaksi ini sering kali menciptakan paradoks: mendekatkan yang jauh, namun merenggangkan yang ada di depan mata karena perhatian yang terhisap ke dalam pusaran informasi digital yang tak berujung.
Pertanyaan: Teks deskripsi tersebut menggunakan citraan indra untuk menghidupkan suasana. Manakah pernyataan berikut yang sesuai dengan penggunaan citraan dalam teks tersebut?
- Penglihatan melalui cahaya biru dan jutaan piksel warna.
- Perabaan melalui permukaan halus dari kaca antigores.
- Pendengaran melalui suara riuh di dalam kolom komentar.
- Gerak melalui jempol yang menari di atas papan ketik.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, B, D
Teks mendeskripsikan aspek visual cahaya dan piksel (A), aspek taktil/perabaan permukaan halus (B), dan aspek kinestetik/gerak jempol (D). Opsi C salah karena teks menyebutkan kolom komentar tersebut bersifat ‘sunyi’, bukan riuh secara auditif.
Soal No. 3 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Komunikasi Ujung Jari. Di era digital saat ini, sebuah benda pipih persegi panjang bernama gawai telah menjadi perpanjangan tangan manusia. Permukaannya yang halus dari kaca antigores memancarkan cahaya biru yang menghidupkan jutaan piksel warna. Di sana, komunikasi tidak lagi mengandalkan pita suara, melainkan kelincahan jempol dan telunjuk yang menari di atas papan ketik virtual. Suasana riuh pasar kini berpindah ke dalam kolom komentar yang sunyi namun penuh dengan pertukaran ide, emoji yang mewakili perasaan, serta tautan informasi yang tersebar dalam hitungan detik. Kecepatan transmisi data membuat jarak ribuan kilometer terasa hanya sebatas ketukan layar. Meski begitu, interaksi ini sering kali menciptakan paradoks: mendekatkan yang jauh, namun merenggangkan yang ada di depan mata karena perhatian yang terhisap ke dalam pusaran informasi digital yang tak berujung.
Pertanyaan: Kalimat terakhir teks menyebutkan adanya paradoks dalam komunikasi ujung jari. Apa saja bentuk paradoks yang dimaksud dalam teks tersebut?
- Mendekatkan individu yang berada di lokasi geografis yang jauh.
- Merenggangkan hubungan dengan orang-orang di lingkungan sekitar.
- Menghambat penyebaran informasi karena batasan kuota data.
- Menyedot perhatian pengguna ke dalam arus informasi digital.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, B, D
Paradoks yang dijelaskan dalam teks adalah kemampuan teknologi untuk mendekatkan yang jauh (A), namun di saat yang sama menjauhkan atau merenggangkan orang yang ada di depan mata (B) karena perhatian terhisap ke informasi digital (D). Masalah kuota (C) tidak dibahas dalam teks.
Soal No. 4 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Ruang tamu itu hening, hanya ada pendar biru dari gawai yang digenggam erat oleh Arkan. Jari-jemarinya menari lincah di atas permukaan kaca yang dingin dan licin, menciptakan rangkaian kata yang melesat dalam hitungan detik. Di balik layar datar berukuran enam inci itu, sebuah dunia tanpa batas terbuka lebar. Cahaya layarnya menerangi wajah Arkan yang tampak serius, sementara sesekali terdengar denting notifikasi yang memecah kesunyian malam. Tekstur bodi ponsel yang metalik memberikan kesan futuristik, kontras dengan jempolnya yang terus mengetuk cepat, mengirimkan pesan-pesan singkat yang penuh dengan ikon berwarna-warni. Meskipun tubuhnya tak beranjak dari sofa empuk itu, pikirannya telah melanglang buana, melintasi ribuan kilometer hanya melalui satu sentuhan ringan.
Pertanyaan: Manakah pernyataan berikut yang menggambarkan penggunaan citraan penglihatan dalam teks tersebut?
- Pendar biru dari gawai yang digenggam.
- Cahaya layar menerangi wajah Arkan.
- Denting notifikasi memecah kesunyian.
- Permukaan kaca yang dingin dan licin.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, B
Citraan penglihatan adalah penggambaran yang melibatkan indra mata. Opsi A (pendar biru) dan B (cahaya layar) dapat dilihat oleh mata. Opsi C adalah citraan pendengaran, sedangkan opsi D adalah citraan perabaan.
Soal No. 5 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Ruang tamu itu hening, hanya ada pendar biru dari gawai yang digenggam erat oleh Arkan. Jari-jemarinya menari lincah di atas permukaan kaca yang dingin dan licin, menciptakan rangkaian kata yang melesat dalam hitungan detik. Di balik layar datar berukuran enam inci itu, sebuah dunia tanpa batas terbuka lebar. Cahaya layarnya menerangi wajah Arkan yang tampak serius, sementara sesekali terdengar denting notifikasi yang memecah kesunyian malam. Tekstur bodi ponsel yang metalik memberikan kesan futuristik, kontras dengan jempolnya yang terus mengetuk cepat, mengirimkan pesan-pesan singkat yang penuh dengan ikon berwarna-warni. Meskipun tubuhnya tak beranjak dari sofa empuk itu, pikirannya telah melanglang buana, melintasi ribuan kilometer hanya melalui satu sentuhan ringan.
Pertanyaan: Berdasarkan teks tersebut, manakah yang merupakan ciri fisik dari perangkat komunikasi yang digunakan Arkan?
- Layar datar berukuran enam inci.
- Bodi ponsel yang berbahan metalik.
- Permukaan kaca yang dingin dan licin.
- Memiliki tombol fisik yang menonjol.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, B, C
Teks secara eksplisit menyebutkan layar enam inci (opsi A), bodi metalik (opsi B), dan permukaan kaca yang dingin serta licin (opsi C). Opsi D tidak disebutkan, bahkan teks menekankan jari menari di atas permukaan kaca, bukan tombol fisik.
Soal No. 6 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Ruang tamu itu hening, hanya ada pendar biru dari gawai yang digenggam erat oleh Arkan. Jari-jemarinya menari lincah di atas permukaan kaca yang dingin dan licin, menciptakan rangkaian kata yang melesat dalam hitungan detik. Di balik layar datar berukuran enam inci itu, sebuah dunia tanpa batas terbuka lebar. Cahaya layarnya menerangi wajah Arkan yang tampak serius, sementara sesekali terdengar denting notifikasi yang memecah kesunyian malam. Tekstur bodi ponsel yang metalik memberikan kesan futuristik, kontras dengan jempolnya yang terus mengetuk cepat, mengirimkan pesan-pesan singkat yang penuh dengan ikon berwarna-warni. Meskipun tubuhnya tak beranjak dari sofa empuk itu, pikirannya telah melanglang buana, melintasi ribuan kilometer hanya melalui satu sentuhan ringan.
Pertanyaan: Manakah pernyataan yang sesuai dengan kondisi atau suasana yang dialami Arkan dalam teks tersebut?
- Arkan berada dalam ruangan yang sunyi.
- Tubuh Arkan terus bergerak mengelilingi sofa.
- Wajah Arkan tampak serius saat menatap layar.
- Pikiran Arkan melanglang buana ke tempat jauh.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, C, D
Opsi A benar karena disebutkan ruang tamu hening. Opsi C benar karena cahaya layar menerangi wajah Arkan yang serius. Opsi D benar karena disebutkan pikirannya melanglang buana. Opsi B salah karena teks menyatakan tubuhnya tak beranjak dari sofa.
Soal No. 7 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Layar kaca mungil itu berkilau lembut di bawah cahaya lampu kamar. Permukaannya yang halus dan dingin seolah menyimpan semesta di balik lapisan tipisnya. Begitu jempol menyentuh sudut layar, pendaran warna-warni ikon aplikasi mulai menari, menawarkan gerbang menuju dunia tanpa batas. Bunyi denting notifikasi yang nyaring namun pendek sesekali memecah keheningan, mengabarkan pesan dari sahabat yang jauh di seberang pulau. Di sana, kata-kata tak lagi diucapkan lewat suara, melainkan dirajut melalui ketukan-ketukan lincah ujung jari di atas papan ketik virtual yang responsif. Komunikasi kini bukan lagi soal tatap muka, melainkan tentang kecepatan jemari merangkai makna di ruang siber yang sunyi namun riuh.
Pertanyaan: Panca indra apa saja yang digunakan penulis untuk menggambarkan suasana dalam teks tersebut?
- Penglihatan.
- Pendengaran.
- Perabaan.
- Penciuman.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, B, C
Penulis menggunakan indra penglihatan (berkilau, warna-warni), indra pendengaran (denting notifikasi), dan indra perabaan (halus, dingin, ketukan lincah). Tidak terdapat deskripsi yang melibatkan indra penciuman dalam teks tersebut.
Soal No. 8 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Layar kaca mungil itu berkilau lembut di bawah cahaya lampu kamar. Permukaannya yang halus dan dingin seolah menyimpan semesta di balik lapisan tipisnya. Begitu jempol menyentuh sudut layar, pendaran warna-warni ikon aplikasi mulai menari, menawarkan gerbang menuju dunia tanpa batas. Bunyi denting notifikasi yang nyaring namun pendek sesekali memecah keheningan, mengabarkan pesan dari sahabat yang jauh di seberang pulau. Di sana, kata-kata tak lagi diucapkan lewat suara, melainkan dirajut melalui ketukan-ketukan lincah ujung jari di atas papan ketik virtual yang responsif. Komunikasi kini bukan lagi soal tatap muka, melainkan tentang kecepatan jemari merangkai makna di ruang siber yang sunyi namun riuh.
Pertanyaan: Manakah pernyataan yang menunjukkan penggunaan gaya bahasa (majas) dalam teks deskripsi tersebut?
- Ikon aplikasi mulai menari di layar.
- Menyimpan semesta di balik lapisan tipis.
- Bunyi denting notifikasi yang nyaring.
- Layar kaca mungil itu berkilau lembut.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, B
Opsi A menggunakan majas personifikasi (ikon menari), dan opsi B menggunakan majas metafora/hiperbola (menyimpan semesta). Opsi C dan D merupakan deskripsi literal berdasarkan pengamatan indra tanpa kiasan.
Soal No. 9 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Layar kaca mungil itu berkilau lembut di bawah cahaya lampu kamar. Permukaannya yang halus dan dingin seolah menyimpan semesta di balik lapisan tipisnya. Begitu jempol menyentuh sudut layar, pendaran warna-warni ikon aplikasi mulai menari, menawarkan gerbang menuju dunia tanpa batas. Bunyi denting notifikasi yang nyaring namun pendek sesekali memecah keheningan, mengabarkan pesan dari sahabat yang jauh di seberang pulau. Di sana, kata-kata tak lagi diucapkan lewat suara, melainkan dirajut melalui ketukan-ketukan lincah ujung jari di atas papan ketik virtual yang responsif. Komunikasi kini bukan lagi soal tatap muka, melainkan tentang kecepatan jemari merangkai makna di ruang siber yang sunyi namun riuh.
Pertanyaan: Apa saja karakteristik teks deskripsi yang tampak pada kutipan teks tersebut?
- Menggambarkan objek secara konkret dan detail.
- Menceritakan urutan kejadian secara kronologis.
- Melibatkan kesan indra agar pembaca seolah merasakan.
- Menggunakan kata sifat yang spesifik untuk objek.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, C, D
Teks tersebut menunjukkan ciri teks deskripsi melalui penggambaran objek yang nyata/konkret (A), pelibatan panca indra (C), dan penggunaan kata sifat spesifik seperti ‘halus’, ‘dingin’, dan ‘lincah’ (D). Menceritakan urutan kejadian (B) adalah ciri teks narasi, bukan deskripsi.
Soal No. 10 (Pilihan Ganda Majemuk (MCMA))
Stimulus:
Di sebuah sudut kafe yang remang, pemandangan unik tersaji. Bukan riuh percakapan yang mengisi udara, melainkan keheningan yang dibalut cahaya biru dari layar-layar persegi di genggaman. Jari-jemari lincah menari di atas permukaan kaca yang dingin, menciptakan simfoni ketukan halus yang nyaris tak terdengar. Mata-mata terpaku pada dunia virtual, sesekali senyum tipis tersungging tanpa lawan bicara yang nyata di hadapan. Inilah wajah komunikasi masa kini, di mana jarak ribuan kilometer terasa sejauh sentuhan kuku, namun kehadiran fisik di depan mata sering kali terabaikan oleh distraksi digital yang memikat.
Pertanyaan: Berdasarkan teks tersebut, manakah pernyataan-pernyataan berikut yang menggambarkan suasana komunikasi digital di dalam kafe tersebut?
- Keheningan mendominasi ruangan meskipun terdapat banyak orang di sana.
- Interaksi fisik secara langsung menjadi fokus utama para pengunjung kafe.
- Cahaya dari layar gawai menjadi unsur visual yang menonjol di ruangan.
- Suara percakapan yang sangat keras mengalahkan bunyi ketukan jari pada layar.
Kunci & Pembahasan:
Jawaban: A, C
Pernyataan A benar karena teks secara eksplisit menyebutkan bahwa ‘bukan riuh percakapan yang mengisi udara, melainkan keheningan’. Pernyataan C benar karena teks mendeskripsikan suasana yang ‘dibalut cahaya biru dari layar-layar persegi’. Pernyataan B salah karena teks menyatakan bahwa kehadiran fisik di depan mata sering kali terabaikan. Pernyataan D salah karena teks menyebutkan ketukan jari nyaris tidak terdengar dan tidak ada riuh percakapan.
Semoga bermanfaat. (kangjo)
LINK DOWNLOAD:
- Soal dan Jawaban TKA Mapel Bahasa Indonesia Bab III SMP/MTs, silahkan KLIK DISINI!
